Breaking News:

Berita Ponorogo

Nasib Pekerja Migran Asal Ponorogo yang Tak Bisa Pulang ke Rumah di Domisili KTP-nya

Nasib pekerja migran asal Ponorogo, Jawa Timur, tak bisa pulang ke rumah yang tertera di domisili KTP-nya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo, Nurhadi tidak bisa pulang ke rumah sesuai alamat yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya, Senin (7/6/2021). 

Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo, Nurhadi tidak bisa pulang ke rumah sesuai alamat yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya.

Dalam KTP, Nurhadi yang baru saja pulang dari Brunei Darussalam pada Senin (7/6/2021) kemarin, beralamat di Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal, Ponorogo.

Namun sesuai inventarisasi dari Disnaker Ponorogo, Nurhadi seharusnya pulang ke Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Ponorogo.

Saat dikonfirmasi, Camat Bungkal, Bambang Sucipto mengatakan, sesuai KTP, Nurhadi memang warga Desa Kupuk.

"Pak Nurhadi ini memang pernah menikah dengan warga Kupuk dan tinggal bersama istrinya serta mertuanya," kata Bambang, Selasa (8/6/2021).

Namun sang istri telah meninggal 10 tahun yang lalu.

Setelah itu, Nurhadi tidak pernah pulang ke rumah mertuanya.

Nurhadi juga telah menikah dengan warga Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, dan sudah menjadi PMI selama 6 tahun.

"Sehingga beliau ini tidak punya rumah ataupun saudara lagi di Desa Kupuk," lanjutnya.

Baca juga: Ada Dua Perangkat Desa Coper Ponorogo yang Negatif Covid-19, Lockdown Kantor Mulai Dibuka

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved