Breaking News:

Berita Kediri

Polres Kediri Bekuk Seorang Diduga Bandar Narkoba Asal Madiun

Kali ini petugas Satresnarkoba Polres Kediri menangkap diduga sebagai bandar pengedar narkoba dan sabu-sabu.

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Yoni Iskandar
farid Mukarrom/Tribunjatim
Kasat Narkoba Polres Kediri AKP Ridwan Sahara (baju putih) menunjukkan barang bukti narkoba yang berhasil diamankan dari tersangka Ahmad Nabil Nasai 

Reporter : Farid Mukarrom | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Upaya pencegahan peredaran narkoba terus dilakukan oleh jajaran kepolisian dari Polres Kediri.

Kali ini petugas Satresnarkoba Polres Kediri menangkap diduga sebagai bandar pengedar narkoba dan sabu-sabu.

Pelaku yang ditangkap ini diketahui bernama Ahmad Nabila Nasai (20) warga Desa Klagon Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti narkoba jenis pil dobel L sebanyak 139 ribu butir, 1 ponsel, 1 klip plastik kecil berisi sabu-sabu dengan berat keseluruhan 0,90 gram, 1 timbangan digital, dan 1 alat bong.

Kasat Narkoba Polres Kediri AKP Ridwan Sahara mengatakan penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat.

Petugas Buser Satresnarkoba Polres Kediri kemudian melakukan serangkaian penyelidikan.

Baca juga: Simpang Tiga Mengkreng Padat Merayap Jelang Hari Terakhir Larangan Mudik, Polres Kediri Siaga

"Awalnya kami melakukan penyelidikan menindaklanjuti informasi dari masyarakat jika di wilayah Sekoto sering dilakukan transaksi peredaran narkoba," ujarnya kepada SURYA Selasa (8/6/2021).

Selanjutnya dari hasil penyelidikan itu petugas mencurigai salah seorang pemuda yang gerak geriknya mencurigakan yakni Ahmad Nabila Nasai.

Pelaku yang pada saat itu berada di rumah kontrakan Dusun Kemendung Desa Sekoto Kecamatan Badas Kabupaten Kediri langsung dibekuk oleh petugas.

"Pelaku diamankan dirumah kontrakannya. Pelaku kesehariannya bekerja jadi tukang las,"ungkap AKP Ridwan kepada TribunJatim.com. .

Petugas selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti jenis pil dobel L sebanyak 139 ribu butir, 1 ponsel, 1 klip plastik kecil berisi sabu-sabu dengan berat keseluruhan 0,90 gram, 1 timbangan digital, dan 1 alat bong.

"Dari pengakuan pelaku ia mendapatkan barang bukti dari seorang asal Porong yang saat ini masih kami lakukan pengejaran,"tutur AKP Ridwan.

Sementara itu, akibat dari perbuatan pelaku terjerat Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 197 Sub pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Berita tentang bandar narkoba

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved