Breaking News:

Berita Gresik

Promosikan Wisata, Bupati Gresik Gus Yani Usulkan Work From Bawean

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengusulkan ada Work From Bawean (WFB). Hal ini disampaikannya di depan para ulama di hari pertama kunjungan kerja

TribunJatim.com/Willy Abraham
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani usulkan Work From Bawean 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengusulkan ada Work From Bawean (WFB). Hal ini disampaikannya di depan para ulama di hari pertama kunjungan kerja di Pesanggrahan, Pulau Bawean, Selasa (8/6/2021) malam.

"Ada manfaat dan berkah, kalau pak Luhut (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) punyaWork From Bali kita punya Work From Bawean," ucapnya.

Gus Yani, sapaan akrabnya menyebut DPRD Gresik sudah berkunjung ke pulau Bawean pekan lalu. Efeknya, hotel penuh, pedagang pasar jelas laku. Terutama oleh-oleh asal Pulau Bawean.

Para OPD Pemkab Gresik yang ikut hadir pada hari ini juga bisa melakukan hak tersebut. Bupati milenial ini mencontohkan, misal Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) ke pulau Bawean, kemudian Dinas Kesehatan pada bulan berikutnya.

Dikatakannya, istilah Work From Bali muncul dari Menko Maririm Luhut Binsar Pandjaitan karena kondisi pariwista di Bali lumpuh. Para pengusaha di bidang pariwisata terdampak, seperti hotel dan lain sebagainya.

"Usulan ini cocok, kunker digilir, ada sistem, ada regulasi bagian tugas pemerintah. Sebagai regulasi, maka butuh satu treatmen manajemen mudah-mudahan pulang kita bawa ciptakan pemerintahan yang adil dan merata," paparnya.

Dalam Work Form Bawean, dikatakannya nanti digilir, OPD tidur di hotel mana pulang membawa oleh-oleh. Pihaknya siap membantu untuk mengkampanyekan Work From Bawean kepada pihak bank-bank yang ada di Gresik atau lainnya.

Sehingga ada pemerataan pariwisata, ekonomi hidup, masyarakat di pulau Bawean bisa memproduksi ikan, kerupuk, gula aren. Diharapkan sektor pariwisata di pulau Bawean di tengah kondisi pandemi Covid-19 tetap bergeliat tanpa wisatawan luar negeri.

Disamping itu, kebijakan di daratan harus bisa dilakukan di kepulauan Bawean.

Seperti persoalan penerangan, Dinas Perhubungan perlu dibenahi jalur lingkar Bawean. Kemudian terkait sekolah,
Dispendik apa yang perlu dibenahi segera diselesaikan. Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) sudah rampung, tinggal di launching.

"Sehingga kita tahu persoalan yang belum terselesaikan di bawah, Bupati tidak bida dikantor terus, seperti saat ini bertemu kyai tokoh masyarakat rembuk akur terus berjalan. Kita bisa urai persoalan yang belum terselesaikan. Memberikan keadilan di daratan dan di Pulau Bawean," tutupnya. (wil)

Baca juga: Tak Ada yang Percaya Ucapan Bu Tien Sebelum Wafat, Petunjuk Kekuasaan Soeharto Bakal Berakhir

Kumpulan berita Gresik terkini

Penulis: Willy Abraham
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved