Breaking News:

Berita Pasuruan

Dorong UMKM Pasuruan Bangkit, Faisol Riza Sosialisasi Aksi Korporasi BUMN

Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza, terus mendorong kebangkitan UMKM (Usaha Mikro dan Kecil Menengah) di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Galih Lintartika)
Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza 

Reporter : Galih Lintartika | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza, terus mendorong kebangkitan UMKM (Usaha Mikro dan Kecil Menengah) di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya melalui sosialisasi 'Aksi Korporasi BUMN'.

Pihak yang dilibatkan Himpunan Bank Negara (Himbara) yakni BRI, Pegadaian Kanwil 12 Surabaya. Aksi ini untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku ekonomi mikro.

Kegiatan tersebut mengusung tema 'Menakar Peluang dan Potensi Wirausaha Ultra Mikro'. Kegiatan ini melibatkan langsung pelaku UMKM, Fatayat NU, di Gempol Pasuruan, Selasa (8/6/2021).

Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza mengatakan, kalau pihaknya memang sengaja membawa program ini ke daerah, agar aksi korporasi yang diluncurkan di tengah pandemi oleh Kementrian BUMN bisa benar-benar efektif, maksimal dan bermanfaat.

"Kami menginginkan, kalau program ini tepat sasaran dan berharap agar masyakarat agar mampu memanfaatkannya. Utamanya, masyakarat yang benar-benar dampak Pandemi Covid-19," tegasnya kepada TribunJatim.com.

Sebenarnya, masih kata Faisol Riza, kalau aksi korporasi telah diprakarsai oleh BRI, Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yakni berupa ultra mikro.

"Aksi ini bertujuan mempermudah akses keuangan pengembangan ekonomi pada masyarakat," ungkap dia.

Menurutnya, jika sistem ini benar-benar berjalan dengan baik. Maka aksi ini bisa menjadi suatu jalan untuk kembangkitan korporasi ekonomi nasional ke depan.

Baca juga: Akhirnya Kartika Putri Ikhlas Jika Dipoligami Habib Usman, Dulu Ngotot Tak Mau, Kini Ajukan 1 Syarat

Anggota F-PKB DPR RI ini juga menilai bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 ini, aksi-aksi korporasi ultra mikro ini diperlukan.

Apalagi pemerintah baru merangkul sekitar 17 persen UMKM, dari target 60 persen. Menurutnya, UMKM dan IKM sangat menunjang perekonomian bangsa dalam kondisi apa pun.

"Contoh saat pandemi Covid-19, semua perusahaan besar, bisnis terganggu. Tapi UMKM kita yang ada di daerah sangat menunjang kehidupan mereka. Ada yang bekerja online," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang UMKM

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved