Breaking News:

Berita Surabaya

Jajal Bisnis Sabu, Pemuda di Surabaya Diringkus Bersama 15 Poket Sabu Siap Edar

Menjajal bisnis haram jual beli narkotika jenis sabu, membuat Apriandi Taufik (33) warga Jalan Banyurip Kidul itu berurusan dengan polisi

Jajal Bisnis Sabu, Pemuda di Surabaya Diringkus Bersama 15 Poket Sabu Siap Edar
Istimewa/TribunJatim.com
Tersangka dan barang bukti sabu saat di Mapolsek Sawahan Surabaya.

Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjajal bisnis haram jual beli narkotika jenis sabu, membuat Apriandi Taufik (33) warga Jalan Banyurip Kidul itu berurusan dengan polisi.

Taufik diringkus di sebuah kamar kos di Jalan Simo Gunung Kramat Timur 44 Surabaya saat asyik memilah sabu dalam poket - poket kecil untuk diedarkan.

Kapolsek Sawahan, AKP A Risky Fardian mengatakan jika mulanya anggota opsnal polsek Sawahan mendapat informasi adanya jual beli narkotika jenis sabu di wilayah Simo Gunung Kramat.

"Kami lakukan penyelidikan. Kami intai dari luar area kos. Begitu tersangka masuk ke kamar kos. Kami tunggu sekitar 20 menit, lalu tim melakukan penyergapan," kata Risky, Rabu (9/6/2021).

Saat digrebek, Taufik sedang asyim memasukkan sabu dalam poket kecil.

"Awalnya hany ada tiga poket. Kami lakukan penggeledahan di kamar kosnya. Baru ketemu total 15 poket di dalam lemari," imbuhnya.

Untuk mengelabuhi petugas, Taufik memasukkan paket sabu siap edar itu ke dalam sebuah bungkus rokok yang disimpan dalam lemari pakaian.

Kepada polisi, Taufik mengaku baru dua bulan menjalankan bisnis haram sebagai pengedar sabu.

Ia membeli sabu itu dari temannya berinisial P yang masih dalam buruan polisi.

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved