Breaking News:

Berita Nganjuk

Kurangi Beban Warga Terdampak Pandemi Covid-19, Program Diskon Pajak Kendaraan Bermotor Dilanjutkan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur lanjutkan program diskon pajak kendaraan bermotor. Hal itu dilakukan dalam upaya mengurangi beban masyarakat di tengah

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Yoni Iskandar
ISTIMEWA
Selebaran tentang pemutihan pajak kendaraan Jatim yang viral di jejaring perpesanan masyarakat. 

Reporter : Achmad Amru Muiz | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemerintah Provinsi Jawa Timur lanjutkan program diskon pajak kendaraan bermotor. Hal itu dilakukan dalam upaya mengurangi beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Pengelola Perpajakan Samsat Nganjuk, Wiwik Susilowati mengatakan, kebijakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tersebut merupakan langkah pengurangan pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 15 persen untuk roda dua dan roda tiga. Serta lima persen untuk roda empat atau lebih.

Tidak hanya diskon, dikatakan Wiwik, wajib pajak juga memperoleh kesempatan berupa pembebasan sanksi administratif pembayaran PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)

“Program diskon ini yang bebas biaya itu bukan biaya balik nama kendaraan bermotor. Melainkan bebas biaya itu sanksi administrasi atau istilahnya denda. Kalau BBNKN-nya tetap kena biaya,” kata Wiwik Susilowati dalam talkshow di Radio Suara Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk, Selasa (8/6/2021)

Disamping itu, menurut Wiwik, wajib pajak juga berkesempatan mendapat undian berhadiah. Hadiah berupa tabungan umrah senilai Rp 30 juta bagi 15 wajib pajak yang beruntung yang akan diundi dalam dua periode.

Baca juga: Diskon dan Pembebasan Denda Pajak Kendaraan Berlaku Hari Ini, Ini Keinginan Gubernur Jatim

Sedangkan kriteria yang mengikuti undian yaitu bagi masyarakat Jawa Timur yang membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.

"Program tersebut sebagai salah satu bentuk motivasi kepada masyarakat agar membayar pajak kendaraan bermotornya tepat waktu," ujar Wiwik Susilowati.

Sementara untuk program Samsat Keliling, imbuh Wiwik, hingga saat ini masih terus berjalan mulai hari Senin hingga Sabtu. Melihat tingginya antusias masyarakat terhadap Samsat Keliling diharapkan mampu mendorong gairah masyarakat dalam membayar pajak.

"Ini dikarenakan pada akhirnya pajak itu akan menjadi sumber daya yang sangat penting untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," tutur Wiwik kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Pajak kendaraan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved