Breaking News:

Berita Malang

3,1 Juta Data Kependudukan Warga Kabupaten Malang Diduga Bocor, Begini Penjelasan Diskominfo

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang tak menampik adanya dugaan kebocoran data kependudukan milik warga Kabupaten Malang seb

www.pintarkomputer.com
Ilustrasi kecolongan data 

Reporter: Erwin Wicaksono I Editor: Ndaru Wijayanto

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang tak menampik adanya dugaan kebocoran data kependudukan milik warga Kabupaten Malang sebanyak 3.165.815 data.

Menyadari hal tersebut, Diskominfo menyiapkan langkah pengamanan.

"Langkah-langkahnya kami telah memback-up di keamanan jaringan, dan sudah kami lakukan, jadi sudah aman," ujar Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz pada Kamis (10/6/2021).

Demi memutus kebocoran, Diskominfo Kabupaten Malang telah mematikan sistem aplikasi SIPEDULI dan SIPADUKA.

Aplikasi SIPEDULI merupakan aplikasi kependudukan. Seperti kepengurusan Kartu Keluarga, KTP, KIP dan Akta Kelahiran secara online via website sipeduli.malangkab.go.id.

Sedangkan SIPADUKA merupakan sistem pelayanan adminduk jalur khusus via online melalui Whatsapp untuk mengurus KTP Elektronik, KIA, Kartu Keluarga, Kartu Kelahiran, Kematian, dan aktivasi data.

Terkait penyebab kebocoran data, Anis tak menjelaskan secara gamblang.

"Kami memperkuat keamanan saja dan sudah kita lakukan," tutupnya. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved