Breaking News:

Jawa Timur Tolak PPN Sembako 12 Persen

BREAKING NEWS - IKAPPI Jatim Tolak PPN Sembako 12 Persen, 'Rencana Gila yang Tak Berhati Nurani'

Ketua IKAPPI Jatim, Agus Susilo ungkap penolakan Ppn sembako sebesar 12 persen oleh Pemerintah Pusat. 'Rencana gila yang tak berhati nurani'.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Satu diantara pedagang sembako di Pasar Wonokromo, Leonardo saat ditemui TribunJatim.com, Rabu (1/4/2020). Foto ini diambil oleh TribunJatim.com saat awal pandemi. Saat itu rata-rata omset pedagang sembako hampir terjun bebas akibat sepinya pengunjung pasar. 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia Jawa Timur (IKAPPI Jatim) sangat merasa keberatan terhadap RUU yang rencanannya akan diberlakukan untuk memberikan PPN sembako sebesar 12 persen oleh Pemerintah Pusat.

Karena jika rencana itu disahkan, IKAPPI Jatim menilai dampaknya sangat besar merugikan pedagang maupun konsumen.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Ketua IKAPPI Jatim Agus Susilo.

"Sejauh ini kami dari Ikappi Jatim sudah dapat arahan dari Ikappi pusat, IKAPI provinsi maupun daerah saat ini menyuarakan akan menolak keras rencana pemberlakuan UUD itu," ungkap Agus saat dihubungi TribunJatim.com via telepon, Kamis (10/6/2021).

"PPN sembako 12 persen Ini benar-benar rencana gila yang tidak berhati nurani, bahkan lebih dari pada gila," imbuhnya.

Baca juga: Diskon Pajak Kendaraan Bermotor Segera Berakhir, Pemprov Jatim Kantongi Pendapatan Rp 1 T Lebih

Ditanya apakah pihak Ikappi Jatim sudah mengabarkan perihal soal PPN sembako 16 persen kepada para pedagang di seluruh Pasar di Jatim, ia mengatakan sudah.

"Para pedagang sudah tau dan kami sudah memberikan edaran ke kepala pengelola seluruh pasar di Jatim. Kita berikan surat ke pengelola pasar," kata Agus.

Agus juga menambahkan, siapapun yang terlibat proyek PPN sembako 12 persen layak disebut lebih dari gila, lantaran mereka tidak langsung turun lapangan.

"Mereka tidak tau bagaimana penjualannya para pedagang sembako sudah turun 50-60 persen gegara akibat pandemi. Apalagi jika diterapkan PPN 12 persen kan sangat kasihan sekali," terang Agus.

Selain itu, masih kata Agus, perlu dilihat juga dari segi daya beli yang masih lemah bagi masyarakat.

"Berkaca dari semua itu, tentunya pedagang bisa gulung tikar jika kedepan PPN 12 persen untuk sembako ini benar disahkan," pungkasnya.

Berita tentang Jawa Timur

Berita tentang IKAPPI Jatim

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved