Breaking News:

Berita Lumajang

Hendak Jual Barang ke Pedagang Rongsokan, Komplotan Pencuri di Sekolah Lumajang Dicokok Polisi

Hendak jual barang ke pedagang rongsokan, komplotan pencuri spesialis pembobol sekolah di Lumajang dicokok polisi.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Satreskrim Polres Lumajang membongkar sindikat kasus pencurian di sekolah. Mereka ditangkap setelah membobol barang-barang elektronik di SDN 03 Besuk dan SDN 04 Jokarto, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Kamis (10/6/2021). 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Satreskrim Polres Lumajang membongkar sindikat kasus pencurian di sekolah.

Mereka yang diamankan yakni IY (28), AI (23), VA (21, S (31), dan RG.

Lima orang itu ditangkap setelah membobol barang-barang elektronik di SDN 03 Besuk dan SDN 04 Jokarto, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Paursubbaghumas Polres Lumajang, Ipda Andrias Shinta mengatakan, para pelaku diamankan ketika hendak menjual barang hasil curian kepada pedagang rongsokan.

"Jadi awalnya pada hari Senin (7/6/2021) anggota Polsek Tempeh mendapatkan informasi adanya salah satu pelaku yang akan menjual barang kepada pedagang rongsokan, di mana barang tersebut diduga hasil curian," kata Shinta, Kamis (10/6/2021).

Dari kecurigaan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan ke lokasi.

Setelah diperiksa, terbukti barang-barang elektronik didapat dari hasil mencuri di SDN 03 Besuk dan SDN 04 Jokarto, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

"Akhirnya kami melakukan pengembangan. Kami datangi satu-satu rumah pelaku," ujarnya.

Dari hasil pengembangan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa komputer, 3 printer, 1 DVD, dan 1 set mikrofon.

Baca juga: Dua Motor di Garasi Rumah Warga Kota Batu Raib Digondol Maling, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Selain itu, barang bukti alat yang digunakan para pelaku melakukan aksi pencurian juga turut diamankan. Yakni berupa satu unit sepeda motor Yamaha CBR dan satu unit motor Honda Beat.

Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini para tersangka mendekam di Polres Lumajang dan dijerat Pasal 363 KUHP.

"Ancaman hukuman penjaranya bisa mencapai 5 tahun," pungkasnya.

Berita tentang Lumajang

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved