Breaking News:

Berita Tulungagung

Penyidik Terbitkan SPDP Baru Dugaan Pelanggaran UU Karantina Singapore Waterpark Tulungagung

Penyidik Polres Tulungagung menerbitkan SPDP baru dugaan pelanggaran UU Karantina Kesehatan Singapore Waterpark.

TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Kasi Intelijen Kejari Tulungagung, Agung Tri Radityo, Rabu (9/6/2021). 

Reporter: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Proses hukum dugaan pelanggaran Undang-undang Karantina Kesehatan pemilik Singapore Waterpark yang melibatkan Kades Karangsari, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, Hariyanto memasuki babak baru.

Setelah lama terkatung-katung tidak ada kejelasan, pihak penyidik Polres Tulungagung menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) baru.

“Kami menerima berkas Singapore Waterpark pada Selasa (8/6/2021). Tetapi dengan SPDP yang baru,” ungkap Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulungagung, Agung Tri Radityo, Rabu (9/6/2021).

Menurut Agung, penggunaan SPDP baru ini karena penyidik Polres Tulungagung tidak kunjung bisa melengkapi berkas.

Menurutnya, jaksa peneliti sempat mengembalikan berkas dengan petunjuk untuk melengkapi (P19) awal April 2021.

Pihaknya lalu mengirim P20 yang menyatakan bahwa waktu penyidikan telah habis, dan berkas yang sudah lengkap diminta segera diserahkan kembali ke jaksa.

“Saat itu satu bulan lebih berkas belum dikirim lagi kepada kami. Sehingga kami mengembalikan SPDP,” terang Agung.

Jaksa mengembalikan SPDP itu sekitar minggu pertama Mei 2021.

Langkah ini menegaskan jika penyidik kepolisian gagal melengkapi berkas seperti petunjuk jaksa, dan sudah lewat waktu yang ditetapkan.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved