Breaking News:

Jawa Timur Tolak PPN Sembako 12 Persen

Upaya IKAPPI Jatim Suarakan Penolakan PPN Sembako, Surati Presiden hingga Singgung Kemenhan

Keberatan terhadap tarif PPN sembako yang direncanakan pemerintah. Begini langkah yang akan diambil IKAPPI Jawa Timur.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jawa Timur, Agus Susilo. 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah berencana untuk mengenakan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kebutuhan pokok atau sembako.

Wacana tersebut tertuang dalam Draf Revisi Kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jawa Timur, Agus Susilo menyatakan keberatan terhadap rencana pemerintah untuk mengenakan tarif PPN sembako.

"Kami sangat merasa keberatan terhadap rencana pemberlakuan PPN sebesar 12 persen untuk sembako. Karena dampaknya sangat besar bagi pedagang maupun konsumen, " kata Agus Susilo ketika dihubungi oleh TribunJatim.com via telepon, Kamis, (10/6/2021) malam.

Baca juga: BREAKING NEWS - IKAPPI Jatim Tolak PPN Sembako 12 Persen, Rencana Gila yang Tak Berhati Nurani

Agus mempertanyakan langkah yang akan diambil pemerintah, terlebih langkah tersebut hendak dijalankan di masa sulit ketika masyarakat masih dalam suasana pandemi virus Corona ( Covid-19 ).

"Sudah benar-benar gila ini negara. Mengapa proyek ambisius Kementerian Pertahanan (Kemenhan) justru didorong, sedangkan masyarakat kecil malah ditekan," ujar Agus.

Terkait dengan permasalahan ini, Agus menambahkan bahwa IKAPPI Jatim telah mendapatkan arahan dari IKAPPI pusat untuk bersama-sama menyuarakan penolakan terhadap rencana pemberlakuan UUD pengenaan tarif PPN sembako.

"Harusnya di masa sulit seperti sekarang pemerintah pusat justru memberikan subsidi, bukan justru menarik PPN dari beberapa komoditas sembako. Dimana pedagang ini sudah turun penjualannya sekitar 50-60 persen apalagi jika diterapkan PPN 12 persen pasti kasihan," urai Agus.

Baca juga: Paguyuban Pasar Baru Gresik Tolak Rencana PPN Sembako, Omzet Pedagang Masih Terdampak Covid-19

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved