Breaking News:

Berita Kota Kediri

Penghina Driver Ojek Online di Kediri Minta Maaf, Mengaku Niatnya Hanya Bercanda

Penghina driver ojek online di Kediri buat klarifikasi minta maaf, mengaku niatnya hanya bercanda, dan tidak mengetahui akibat serta dampaknya.

KOLASE TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI/instagram.com/diojeffryandy16/
KOLASE - Haryanti, driver ojek online di Kediri memperlihatkan ujaran kebencian yang muncul di media sosial, saat di Mapolres Kediri Kota, Kamis (10/6/2021). Klarifikasi akun Instagram @diojeffryandy16 terkait komentarnya pada ojol. 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemilik akun Instagram @diojeffryandy16 yang dinilai menghina dan melecehkan pekerjaan driver ojek online (ojol) mengklarifikasi komentarnya di akun @nongkrongkediri.

Dalam klarifikasinya, Dio menyampaikan kekhilafan karena telah menghina ojol di seluruh Indonesia, terutama ojol Kediri.

"Saya tidak bermaksud merendahkan profesi ojol," ungkapnya lewat akun Instagram-nya, Kamis (10/6/2021).

Dia mengaku, komentarnya dilakukan dengan niat bercanda, namun tidak mengetahui akibat dan dampaknya.

"Sekali lagi saya DIO memohon maaf yang sebesar-besarnya atas perbuatan tercela saya. Terima kasih," lanjutnya.

Postingan @diojeffryandy16 ini banyak menuai komentar miring dari netizen.

Sebelumnya, perwakilan driver ojek online (ojol) berencana melaporkan dugaan ujaran kebencian yang dinilai telah merendahkan martabat para pengemudi ojek online ke Polres Kediri Kota, Kamis (10/6/2021).

Dugaan ujaran kebencian yang ditujukan kepada profesi ojek online muncul di sosial media Instagram.

Kasus ini bermula dari antrean ojek online di gerai McDonalds Kediri Mall yang mengakibatkan terjadinya kerumunan masyarakat dan driver ojol.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved