Breaking News:

Berita Surabaya

RSLI Surabaya Temukan Klaster Pondok Pesantren di Wilayah Surabaya, Terungkap dari Santri

Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya menemukan klaster baru Pondok Pesantren di wilayah Surabaya. Hal itu didapatkan dari pengembangan 2

Surya/Febrianto Ramadani
Suasana Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Kota Surabaya 

Reporter: Febrianto Ramadani | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya menemukan klaster baru Pondok Pesantren di wilayah Surabaya. Hal itu didapatkan dari pengembangan 2 orang santri yang tertracing pada penyekatan Suramadu. 

Penanggung Jawab RSLI, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, mengatakan, setelah terkonfirmasi posisitif, maka dilakukan pengembangan tracing dan Swap PCR kepada semua santri pondok dengan mendapatkan hasil 14 orang dinyatakan positif Covid-19

"Selanjutnya dikirim ke RSLI. 14 orang tersebut semuanya laki laki dengan nilai CT Value dibawah 25. Untuk itu supaya menjadi perhatian khusus bagi semua pihak," ujarnya, Jumat (11/6/2021).

Terkait kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI), dr Nalendra menuturkan. 

Hingga saat ini data di Relawan Pendamping RSLI setidaknya sudah 13.098 PMI masuk Jatim, berasal dari Malaysia, Singapura, Hongkong dan Brunei. 

Sekarang RSLI sudah mulai menerima  pasien dari tempat kerja di Taiwan, Amerika, Jepang, dan juga Turki, artinya gelombang kedatangan dari Timur Tengah sudah mulai masuk, dan tetap perlu diwaspadai.  

"Dari jumlah itu, yang terkonfirmasi positif covid-19 dan dikirimkan ke RSLI sejumlah 173 orang, 85 0rang sudah sembuh, dan 88 masih dirawat di RSLI," tuturnya.

"Sesuai Peraturan Kemenkes terbaru, mereka yang positif covid-19 akan dilakukan penyembuhan dan isolasi minimal 14 hari, tergantung kondisinya termasuk tes PCR negatif dan akan dinyatakan sembuh dalam kewenangan dokter penanggung jawab pasien," lanjutnya.

Kondisi Indonesia, tuntas dr Nalendra, sudah mulai naik di banyak tempat. Kasus kasus di Cilacap, Kudus, Lamongan, Ponorogo dan terakhir Bangkalan,menjadikan lebih waspada dan mawas diri. 

Baca juga: Wali Kota Gus Ipul Gelar Silaturahmi dan Beri Bantuan Anggota LVRI Kota Pasuruan

Kemungkinan munculnya Covid 19 dengan daya tular tinggi, daya serang cepat serta mengarah pada tingkat kematian, maka semua pihak harus lebih berhati hati serta sigap dan tanggap pada kondisi yang ada.

Kumpulan berita Surabaya terkini
 

--

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved