Breaking News:

Berita Malang

BP2MI Apresiasi Langkah Cepat Polresta Malang Kota, Usut Kasus Dugaan Tindak Pidana BLKLN PT CKS

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengapresiasi langkah cepat Polresta Malang Kota.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar Adi Sagita
tribunjatim/kukuh
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata. 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengapresiasi langkah cepat Polresta Malang Kota.

Dalam mengusut kasus dugaan tindak pidana yang terjadi di Balai Latihan Kerja Luar Negeri PT Central Karya Semesta (CKS).

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan, pihaknya berterima kasih atas respon cepat dari Polresta Malang Kota. Untuk menindaklanjuti kasus yang terjadi di BLKLN PT CKS.

"Kami berterima kasih atas respon cepat Polresta Malang. Untuk menindaklanjuti kasus yang memang layak untuk mendapatkan perhatian kita semua," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (12/6/2021).

Ia menjelaskan, saat ini proses hukum atas kasus tersebut sedang berjalan.

"Selain memberikan ucapan terima kasih atas respon cepat, kami juga memberikan dukungan penuh. Agar proses hukum menemukan keadilan bagi hukum dan pekerja migran itu sendiri," tambahnya.

Dirinya juga kembali mengingatkan, bahwa Indonesia merupakan negara hukum.

"Ini adalah negara hukum, dan yang memiliki kewenangan proses hukum itu adalah kepolisian," jelasnya.

Sementara itu, Polresta Malang Kota telah menaikkan status kasus dugaan tindak pidana di BLKLN PT CKS yang menyebabkan lima orang calon PMI melarikan diri ke tahap penyidikan.

Polresta Malang Kota juga telah memeriksa sebanyak 11 orang saksi, untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

Meski begitu, pihak kepolisian masih belum menetapkan adanya tersangka dari kasus tersebut.

Baca juga: Berangkat Kerja, Kanit Intelkam Polsek Ponorogo Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

"Ini baru kita naikkan sidik. Ada beberapa tahap penyidikan yang akan dilakukan oleh penyidik, sebelum menetapkan tersangka," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata secara singkat.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved