Breaking News:

Berita Gresik

Gaji Buruh 5 Bulan Tidak Dibayar, Gus Yani, Bupati Gresik Siap Membantu Para Buruh

Ribuan buruh PT Newera Rubberindo, Jalan Mayjend, Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Tmur akhirnya lega, setelah unjuk rasa sampai 5

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
(surya/Sugiyono)
Bupati Gresik Gus Yani (Baju batik) saat memimpin mediasi bersama perwakilan pimpinan serikat pekerja di ruang rapat Bupati untuk membahas upah buruh, Jumat (11/6/2021). 

Reporter : Sugiyono | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Ribuan buruh PT Newera Rubberindo, Jalan Mayjend, Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur akhirnya lega, setelah unjuk rasa sampai 5 kali, akhirnya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) turun tangan.

Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani itu, siap memperjuangkan upah buruh yang belum terbayar selama hampir 5 bulan, Jumat (11/6/2021).

Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP - KSPI ) Kabupaten Gresik Apin Sirait, mengatakan, Pak Bupati Gus Yani telah mendengar jeritan para buruh yang hampir 5 bulan ini tidak mendapat upah. Selain itu, Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2020 dan 2021 juga dicicil oleh perusahaan.

Dari pertemuan perwakilan serikat pekerja FSPKEP - KSPI dengan Bupati Gus Yani, akhirnya Bupati akan meminta perusahaan untuk memenuhi hak para buruh.

"Pak Bupati Gus Yani akan meminta perusahaan untuk segera memberikan hak buruh. Sebab, ini berhubungan dengan hak asasi manusia dalam hubungan kerja. Harus diberi upah sesuai peraturan yang berlaku," kata Apin kepada TribunJatim.com.

Setelah mendapat penjelasan dari Bupati Gus Yani, ribuan buruh yang menunggu di depan Kantor Pemkab Gresik akhirnya pulang ke markas di Komplek ruko Terminal Bunder Gresik dengan pengawalan aparat kepolisian.

Baca juga: Demo Buruh Pabrik New Era Tuntut Gaji 4 Bulan, Ada Tangis Ibu Tunggal 2 Anak: Semoga Dibayar

"Kita akan terus menuntut hak-hak para buruh untuk dipenuhi, sehingga keluarga dapat hidup layak dan tetap bekerja," katanya kepada TribunJatim.com.

Selama unjuk rasa 5 kali, arus lalu lintas di Kota Gresik sangat terganggu. Sebab, ribuan kendaraan motor yang dikendarai para buruh memenuhi seluruh ruas jalan Mayjen Sungkono dan Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. Bahkan, arus lalu lintas cenderung macet.

berita tentang buruh demo

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved