Breaking News:

Berita Madura

Rumah Nenek di Pamekasan Digusur, Komunitas Feroza Pulau Madura Beri Bantuan 15 Sak Semen

Bantuan sosial terus datang untuk perbaikan rumah Sitti Rohemah. Kali ini, bantuan sosial itu diberikan oleh Komunitas Feroza Pulau Madura.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
tribun/kuswanto
Pengurus Komunitas 'Sakera' Feroza Madura saat menyerahkan bantuan 15 sak semen ke nenek Sitti Rohemah di Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (12/6/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Bantuan sosial terus datang untuk perbaikan rumah Sitti Rohemah.

Kali ini, bantuan sosial itu diberikan oleh Komunitas Feroza Pulau Madura.

Sebelumnya, kondisi rumah nenek berusia 55 tahun sudah tampak reyot.

Rumah berukuran sekitar 5x6, meter tersebut sudah ditempati Rohemah sejak 3 tahun lalu.

Akses jalan raya untuk menuju ke rumah nenek yang tinggal di Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura ini tampak berbatu.

Hari ini, rombongan Komunitas Feroza Pulau Madura mendatangi langsung lokasi rumah Sitti Rohemah yang saat ini sudah rata dengan tanah, karena sudah dibongkar pada beberapa hari yang lalu. 

"Kami datang ke sini untuk menyerahkan bantuan sosial berupa semen, sumbangan ini dari rekan Komunitas Feroza Pulau Madura," kata Sekretaris Komunitas Feroza Pulau Madura, Febri kepada sejumlah media, Sabtu (12/6/2021).

Menurut Febri, Komunitasnya tersebut selain melakukan touring, juga melakukan kegiatan keagamaan dan sosial.

"Kegiatan sosial seperti ini sudah menjadi agenda rutin komunitas kami, untuk ibu Sitti Rohemah, kita sepakat bantu sebanyak 15 sak semen," jelasnya.

Selain itu, Febri mengaku berkeinginan ikut serta membantu nenek Sitti Rohemah seperti para relawan lainnya.

"Ayo kita bersama - sama bergotong royong agar rumah yang ditempati ibu Sitti Rohemah ini cepat digarap, cepet selesai dan cepet ditempati, karena saat ini yang bersangkutan numpang tidur di rumah saudaranya," ajaknya.

Informasi tambahan, Komunitas 'Sakera' Feroza Pulau Madura ini mulai dibentuk tahun 2019.

Hingga saat ini, sudah ada sekitar 60 unit mobil yang sudah bergabung, meliputi Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Sumenep.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved