Breaking News:

Berita Surabaya

Bantu Kebutuhan Pasien Klaster Madura, Tim Unit Bantuan Bencana Alam FK Unair Kirimkan Logistik

Tim Unit Bantuan Bencana Alam Fakultas Kedokteran Unair dan perwakilan mahasiswa mengirimkan bantuan berupa kebutuhan dasar pasien Rumah Sakit Lapanga

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/febrianto
Relawan pendamping langsung bergerak, memilah dan menyiapkan paket bantuan dan segera mendistribusikannya kepada pasien di dalam zona merah. 

Reporter: Febrianto Ramadani I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Unit Bantuan Bencana Alam Fakultas Kedokteran Unair dan perwakilan mahasiswa mengirimkan bantuan berupa kebutuhan dasar pasien Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya dari klaster Madura, Minggu (13/6/2021).

Dalam kegiatan tersebut mereka berkoordinasi dengan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) bersama Relawan Pendampin RSLI Surabaya.

Pasien yang berasal dari hasil penyekatan Jembatan Suramadu sisi Surabaya dan beberapa yang berasal dari kasus Bangkalan mengalami beberapa kendala.

Di antaranya minimnya pakaian dan peralatan sehari-hari, karena tidak menyangka akan masuk RSLI

Untuk itu relawan pendamping tanggap dan mengupayakan dari berbagai sumber untuk memberikan dukungan logistik berupa pakaian, peralatan mandi, sandal dan kebutuhan untuk menjalani masa isolasi serta penyembuhan.

Upaya ini dipimpin langsung serta mendapatkan arahan dari Prof Dr  H Budi Santoso, Dekan FK Unair.

Kegiatan ini merupakan kepedulian Unair, RSUD dr Soetomo, dan RSTKA dalam rangka tanggap darurat untuk menyikapi lonjakan pasien di RSLI.

"Pasien sendiri datang dari berbagai daerah dan terutama terjaring dalam tracing swab penyekatan di suramadu. Banyak dari pasien yang tidak membawa baju ganti, dan perbekalan lainnya, sehingga kami menilai bahwa sangat perlu untuk membantu para pasien yang di karantina agar bencana pandemi Covid ini tidak mengarah ke Social Disaster yang tidak diinginkan," ujarnya.

Sementara itu, Radian Jadid, ketua Relawan PPKPC RSLI, sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Tim Unit Bantuan Bencana Alam FK Unair, karena sangat membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi pasien. 

"Pasien di Rumah Sakit Lapangan Indrapura terus mengalir. Hingga Minggu siang 13 Juni,  sudah 350 pasien yang dirawat, terdiri dari  76 dari Pekerja Migran Indonesia , 179 dari Klaster Madura, 12 dari pondok pesantren serta 83 pasien umum atau mandiri," ungkapnya

"Kondisi mereka rata rata dari tanpa gejala hingga gejala ringan dan sedang, serta konfirmasi swab PCR positif dengan nilai CT Value kebanyakan di bawah 25, infeksius atau berpotensi besar menular," tuntasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved