Breaking News:

Berita Surabaya

Dosen Asal Surabaya Tulis Buku 'Klopp Time', Kisahkan Penantian Panjang Liverpool Juara Liga Inggris

Jurgen Klopp adalah pelatih yang layak dikenang dalam sejarah Liverpool. Pasalnya pria asal Jerman ini bukan hanya seorang pelatih namun motivator yan

Penulis: Zainal Arif | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Bima Wicandra yang akrab dengan panggilan Obed menunjukkan "KLOOPTIME", Buku karyanya yang terinspirasi dari perjalanan tim sepak bola 'Liverpool FC' terutama hasil pemikiran pelatih Jurgen Klop. 

Reporter: Mohammad Zainal Arif I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jurgen Klopp adalah pelatih yang layak dikenang dalam sejarah Liverpool.

Pasalnya pria asal Jerman ini bukan hanya seorang pelatih namun motivator yang andal.

Tak ayal apabila Liverpool berhasil menorehkan sejarah kembali menjuarai liga Inggris pada musim 2019 - 2020 setelah penantian 30 tahun lamanya.

Salah satu Kopites (sebutan supporter setia Liverpool) asal Surabaya, Obed Bima Wicandra menulis sebuah buku "KLOPP TIME" sebagai bukti kecintaannya dan rasa bahagianya terhadap keberhasilan yang diraih Klopp bersama The Reds (Julukan Liverpool).

"Di dalam buku ini menceritakan perjalanan Liverpool disetiap pertandingan. Dimana juga terdapat kalimat-kalimat Klopp yang ia utarakan seusai pertandingan," ujar Obed saat ditemui SURYA.co.id (grup TribunJatim.com) di kawasan Waru Sidoarjo, Minggu (13/6/2021).

Buku ini sangat menarik untuk dibaca. Pasalnya mulai dari cover hingga isinya terdapat begitu banyak desain-desain yang menarik sekaligus foto-foto dukumentasi yang menggambarkan kondisi Liverpool disetiap pertandingannya.

"Saya suka pelatih Jurgen Norbert Klopp ini karena gayanya yang casual dan ekspresif. Dia adalah paket lengkap dari sosok-sosok pelatih Liverpool sebelumnya," ungkapnya.

"Saat timnya menang atau kalah dia selalu memberikan kalimat mutiaranya. Ia juga dapat mengerem apabila ada pemain yang merasa Star Syndrome. Pokoknya pelatih Liverpool yang membekas lah," tambahnya.

Sementara itu, adanya perasaan yang membuncah, eforia, dan militan atas keberhasilan Liverpool yang meraih gelar juara Liga Inggris menjadikan alasan dia termotivasi untuk menulis buku dengan 240 halaman ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved