Berita Bojonegoro

Upayakan Menuju Zona Hijau Covid-19, Polres Bojonegoro Tingkatkan Kampung Tangguh dan PPKM

Sebagai upaya untuk bisa menuju zona hijau Covid-19, Polres Bojonegoro meningkatkan kampung tangguh dan penerapan PPKM.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia saat memimpin anev terkait penanganan Covid-19 di Bojonegoro, Minggu (13/6/2021).  

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Laju penularan Covid-19 (virus Corona) masih terus terjadi di Indonesia, khususnya di wilayah Pulau Jawa yang semakin meningkat, dampak dari libur panjang Idul Fitri 1442 H.

Polres Bojonegoro melaksanakan analisa dan evaluasi (anev) terkait penanganan Covid-19 di wilayah setempat.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, anev secara berkala ini bermaksud agar semua mengetahui dampak yang ditimbulkan Covid-19, serta bagaimana upaya perkembangan penanganannya.

"Jangan sampai upaya selama ini membagikan masker, melaksanakan imbuan, operasi yustisi menjadi sia-sia akibat masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan (prokes)," ujarnya, Minggu (13/6/2021).

Akibat peningkatan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 pasca libur panjang Idul Fitri, Kampung Tangguh Semeru (KTS), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, dan sosialisasi yang dilakukan tiga pilar di desa diminta untuk ditingkatkan kembali.

"Jangan sampai sia-sia yang selama ini kita kerjakan, tingkatkan KTS dan PPKM, penyemprotan disinfektan. Tak kalah penting lakukan prokes 5M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas," ujar AKBP Eva Guna Pandia di hadapan PJU dan Polsek jajaran.

AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, apabila ada masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19, agar langsung dilakukan tes swab antigen, kemudian segera melakukan karantina di Wana Tirta Dander untuk meminimalisir penyebaran virus Corona. 

AKBP Eva Guna Pandia juga menekankan kepada seluruh kapolsek jajaran, untuk selalu proaktif dan turun langsung ke desa-desa melihat perkembangan situasi pasca liburan panjang Idul Fitri.

Baca juga: 13 Pekerja Migran Asal Bojonegoro Kembali Pulang Saat Masa Larangan Mudik 2021, Langsung Karantina

Dia mengatakan, kapolsek harus tegas dalam pendisiplinan dan penertiban protokol kesehatan.

"Lakukan kembali jam malam bagi pemilik usaha warung kopi dan operasi yustisi," ujarnya.

Hal ini sebagai upaya untuk menuju zona hijau, sehingga menggeliatkan kembali sektor perekonomian menuju pemulihan ekonomi nasional harapan masyarakat.

"Jangan ragu-ragu apabila menemukan masyarakat positif Covid-19 langsung karantina di Dander yang sudah disediakan. Kita di sini bicara pencegahan bukan pengobatan, karena pengobatan itu domain rumah sakit atau Dinas Kesehatan," pungkasnya.

Diketahui, berdasarkan data Dinas Kominfo Jatim per Sabtu (12/6/2021), Bojonegoro berada di zona kuning sebaran Covid-19.

Angka kumulatif 2675 kasus Covid-19, 2504 sembuh, 141 meninggal, dan 30 orang positif dalam perawatan.

Berita tentang Bojonegoro

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved