Breaking News:

Berita Surabaya

Antisipasi Virus Covid 19 Varian Baru, Perusahaan ini Berikan Check Up Berkala Buat Karyawannya

Pascatemuan baru varian virus Covid 19 yang terkonfirmasi di Bangkalan Madura membuat pemerintah kota Surabaya dan kepolisian sigap melakukan penyekat

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Direktur PT Teknindo Geosistem Unggul tengah di Swab Antigen guna mengantisipasi sebaran Covid 19 di lingkungan perusahaan. 

Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM ,SURABAYA - Pascatemuan baru varian virus Covid-19 yang terkonfirmasi di Bangkalan Madura membuat pemerintah kota Surabaya dan kepolisian sigap melakukan penyekatan di pintu keluar Jembatan Suramadu arah Surabaya.

Tak hanya pemerintah kota, sebuah perusahaan swasta di wilayah SIER Rungkut, PT Teknindo Geosistem Unggul juga menerapkan protokol kesehatan ketat guna menjaga agar tidak terjadi klaster perusahaan.

Kasatgas Covid 19 PT Teknindo Geosistem Unggul, Ferry Firman Santoso menyebut jika setiap karyawan wajib menjalani check up kesehatan dan swab test secara berkala.

"Kami melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala itu sesuai dengan undang-undang dari permenaker nomor 2 tahun 1980. Kemudian dalam situasi pandemi, sesuai surat edaran Menaker nomor 7 tahun 2020 pemeriksaan berkala dengan bekerjasama antara perusahaan dan laboratorium yang ditunjuk secara berkala. Diantaranya adalah Swab Antigen maupun PCR," kata Ferry, Senin (14/6/2021).

Saat ini ada sekitar 100 karyawan yang tersebar di beberapa daerah selain Surabaya yang jalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

"Ada beberapa di proyek di daerah-daerah. Jika kemudian ada yang positif maka akan kami bawa ke rumah sakit rujukan setempat," imbuhnya.

Direktur PT Teknindo Geosistem Unggul, Wahyu P. Kuswanda mengatakan jika sebagai perusahaan swasta, kegiatan pemeriksaan kesehatan karyawan sangat penting sebagai upaya membantu pemerintah.

"Momentum ledakan kasus di Bangkalan membuat Pemerintah kota Surabaya mengantisipasi itu dengan melalukan tracing secara masif. Maka kami sebagai warga kota Surabaya termasuk sebagai perusahaan swasta mendukung penuh program pemerintah," kata Wahyu.

Menurut Wahyu, pengecekan itu dilakukan sebelum adanya lonjakan kasus Covid 19 varian baru yang terkonfirm di Madura.

"Sebetulnya sejak pandemi ada kasatgas sudah menerapkan prokes yang ketat. Setiap dua bulan sekali itu ada kasus atau tidak kami swab test antigen. Kalau momentum khusus seperti lonjakan kasus diBangkalan ini kami majukan tesnya untuk mengetahui apakah lonjakan kasus di Bangkalan ini berdampak pada kantor kami," tandasnya.

Baca juga: Diteriaki Turun Panggung karena Nyanyian Fals, 2 Pemuda Pengunjung Kafe AOLA Lamongan Lempar Kursi

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved