Breaking News:

Berita Surabaya

DPRD Surabaya Sebut Capaian APBD Surabaya Terjun Bebas: Seperti Dua Mata Keping Uang

Penanganan kasus covid-19 diminta legislator komisi B DPRD Surabaya, John Thamrun tidak serta merta meninggalkan perhatian terhadap perekonomian di

Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Anggota DPRD Surabaya, John Thamrun 

Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA -Penanganan kasus Covid-19 diminta legislator komisi B DPRD Surabaya, John Thamrun tidak serta merta meninggalkan perhatian terhadap perekonomian di Surabaya.

Saat ini capaian target pendapatan APBD kota Surabaya terjun bebas dari awal sebesar Rp 10,8 Triliun. Namun, hingga bulan Juni tahun 2021, hanya mencapai Rp 4 Triliun. 

Menurut John Thamrun, kondisi dilematis sangat dirasakan. Terlebih dari sektor Rumah Hiburan Umum dan Restoran. Sebab, sektor tersebut menyumbang sekitar 34% pemasukan APBD.

"Kondisi ini seperti dua mata keping uang. Fokus penanganan Covid hendaknya juga dibarengi dengan perhatian terhadap perekonomian," terang Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa JT, Senin (14/6/2021).

Meski telah diterbitkan Perwali yang mengatur pembatasan terhadap RHU dan Restoran, namun fakta dilapangan justru kian menyulitkan dari para pelaku ekonomi.

Salah satunya tentang pembatasan jam operasional hingga pukul 22.00 WIB. Kondisi ini menyulitkan bagi RHU dan Restoran untuk bisa memaksimalkan pendapatan, sehingga mempengaruhi retribusi sebagai pemasukan APBD kota.

"Mau tidak mau harus ada revisi di beberapa poin Perwali. Karena kondisi saat ini, justru menyulitkan," imbuh JT.

Baca juga: Diteriaki Turun Panggung karena Nyanyian Fals, 2 Pemuda Pengunjung Kafe AOLA Lamongan Lempar Kursi

Politikus berlatarbelakang hukum ini menjelaskan, ia lebih setuju dengan penerapan denda jika pemilik maupun pelaku ekonomi melanggar protokol kesehatan.

JT mencontohkan, jika dilokasi RHU dan Pelaku ekonomi sudah menerapkan protokol kesehatan seharusnya ada kelonggaran namun tidak melenceng pada aturan yang ditetapkan.

"Mungkin seperti itu. Sehingga penanganan Covid-19 bisa dimaksimalkan, perekonomian juga tidak melemah seperti saat ini," pungkas dia.

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved