Breaking News:

Berita Surabaya

Jaksa Gadungan Asal Sambi Arum Lor Dihukum 2 Tahun Penjara, Begini Kata Hakim PN Surabaya

Abdussamad jaksa gadungan divonis dua tahun penjara dalam sidang di PN Surabaya, Senin, (14/6/2021). 'Tindakannya merugikan orang lain'.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa jaksa gadungan Abdusamad saat jalani sidang secara daring di PN Surabaya. 

Reporter: Syamsul Arifin | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, memvonis dua tahun penjara terdakwa Abdus Somad, pria yang menjadi jaksa gadungan

Hakim yang diketuai oleh Patas menilai hal yang memberatkan terdakwa adalah tindakannya merugikan orang lain dan meresahkan. 

"Menjatuhkan hukuman selama dua tahun penjara dan memerintahkan terdakwa tetap ditahan," kata hakim saat membacakan amar putusan dalam sidang di PN Surabaya, Senin, (14/6/2021). 

Menanggapi putusan ini, terdakwa jaksa gadungan mengaku menerima. 

Baca juga: Jaksa Gadungan Jalani Sidang Perdana di PN Surabaya, Sempat Terima Uang Setengah Miliar

Diketahui sebelumnya, Pria asal Sambi Arum Lor, Surabaya Abdus Somad yang ngaku-ngaku sebagai Kepala Kejari (Kajari) diamankan di hotel kawasan Surabaya Barat. 

Kajari gadungan itu tak tinggal sendiri di hotel tersebut.

Ia bersama seorang driver BT dan istri TDO serta anaknya GRA sekaligus seorang ajudan gadungan juga. 

Hotel Haris merugi Rp38 juta serta kerusakan tv senilai Rp4 juta. Adapun tipe kamar yang disewa tanpa dibayar itu tipe suite yang dihuni selama 2 bulan.

Selain itu, ia juga pernah menipu korban lain dengan menjanjikan bisa masuk ASN kejaksaan dengan kerugian Rp 500 juta.

Berita tentang PN Surabaya

Berita tentang Surabaya

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved