Breaking News:

Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Kades 30 Kali Tiduri Istri Orang - Pemuda Paciran Nodai Pacar hingga 8 Kali

Empat berita terpopuler Jatim hari Selasa (15/6/2021). Kades Karangwedoro 30 kali tiduri istri orang hingga pemuda Paciran nodai pacar hingga 8 kali.

TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Berita Terpopuler Jatim Hari Ini: Seorang pemuda, Elang (20) warga Kecamatan Paciran Lamongan Jawa Timur tega menodai pacarnya sendiri hingga 8 kali. 

Nahasnya, kelakukan  sang kades itu terbongkar dan berhasil  digerebek Satreskrim Polres Lamongan atas laporan suami korban, warga Tawangrejo Kecamatan Turi.

Baca juga: Kelakuan Pak Kades Ngumpet, Digerebek Tiduri Istri Orang Puluhan Kali, Ending Nasib Malah Beda

Baca juga: 4 Kades di Kabupaten Jember Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Perkara Dilimpahkan ke Polres Jember

"Saat penggerebekan, petugas berkoordinasi dengan RT, RW dan tokoh masyarakat setempat sempat kesulitan dan cukup lama karena semua pintu dikunci, " kata Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana, didampingi Kasat Reskrim, AKP Yoan Septi Handri, Senin (14/6/2021).

Begitu berhasil masuk rumah,  pelaku tidak berhasil ditemukan. Dan hanya ditemukan si perempuan, RI

Petugas tidak ingin kehilangan momen, semua sudut dan ruangan, termasuk  di kolong tempat tidur jadi sasaran pencarian polisi.

Baca Selengkapnya

2. Kritik Kebijakan Penyekatan di Suramadu, ASPRIM Sebut Ekonomi Madura Sangat Terpukul

Ketua ASPRIM, Vicky Faisal.
Ketua ASPRIM, Vicky Faisal. (Istimewa/TribunJatim.com)

Kebijakan pemerintah Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur yang melakukan penyekatan dan pemberlakuan tes antigen bagi semua pengendara yang melintas di Jembatan Suramadu dari arah Madura menuju Surabaya sejak Minggu (6/6/2021) mendapatkan kritikan. 

Hal itu dianggap sebagian pihak telah menciptakan ketakutan yang luar biasa bagi warga Madura. 

Satu di antaranya yang memiliki anggapan demikian adalah Ketua Asosiasi Pariwisata Madura (ASPRIM) Achmad Vicky Faisal melalui keterangan tertulisnya kepada media, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Pamekasan Terapkan Penyekatan hingga Senin 21 Juni, Pengemudi dan Penumpang Akan Diswab Antigen Acak

Baca juga: Antrean di Penyekatan di Suramadu Sempat Membludak di Akhir Pekan, Satgas Tambah Personel 

"Seluruh Madura seolah terjangkit semua, sehingga harus dites antigen semua. Padahal yang masuk Zona Merah hanya 3 kecamatan di Bangkalan tapi kenapa harus seluruh Madura yang disekat. Ini jelas diskriminatif dan merugikan terutama kami para pelaku bisnis pariwisata," ujar Achmad Vicky.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved