Breaking News:

Berita Jatim

Gubernur Jatim Khawatirkan Masuknya Varian Baru Covid-19 dari PMI Pulang Lewat Penerbangan Domestik

Gubernur Jatim Khofifah khawatir masuknya varian baru Covid-19 dari tenaga migran yang pulang lewat penerbangan domestik tak terkontrol.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat diwawancara di Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (7/6/2021). 

Sebab selama ini penerbangan domestik tidak mendapatkan penanganan pemeriksaan swab dan juga karantina. 

Baca juga: Covid-19 Masih Mengancam, Tim Satgas Kabupaten Nganjuk Minta Warga Tetap Waspada Penularan

Dengan kondisi ini, Gubernur Khofifah menyebutkan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar ada penanganan ketat. Agar kanal-kanal yang menjadi celah mobilitas yang berpotensi menjadi sumber penularan Covid-19 bisa menjadi perhatian. 

"Ini yang kami koordinasikan dengan BNPB bahwa ada hal-hal yang harus dilakukan pengetatan di titik-titik di mana kepulangan mereka yang tidak menggunakan international flight maupun pelabuhan, agar bisa terus terkontrol," pungkas Khofifah. 

Sebagaimana diketahui, virus Corona varian India yaitu B16172 baru saja ditemukan di Jatim.

Hari ini, ITD Unair melaporkan ke gubernur bahwa berdasarkan hasil genome sequencing sampel dari hasil penyekatan di Jembatan Suramadu, ditemukan 3 orang terkonfirmasi terpapar virus Corona varian baru B16172

Pemprov Jatim memastikan bahwa tiga orang tersebut bukan PMI atau usai pulang dari luar negeri. Sehingga ia menyebutkan bahwa Covid-19 varian India yang ditemukan tersebut merupakan hasil transmisi lokal. 

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved