Breaking News:

Berita Jember

Komisi A DPRD Jember Minta Jabatan Kades Terjerat Narkoba Segera Diisi

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyarankan bupati Jember segera mengisi kekosongan jabatan 4 kades di Jember yang tersangkut kasus Dugaan narkoba

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni Iskandar
surya/sriwahyunik
Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni 

Reporter : Sri Wahyunik | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyarankan bupati Jember segera mengisi kekosongan jabatan empat kepala desa di Jember yang tersangkut kasus dugaan penyalahgunaan sabu-sabu. Jabatan kepala desa itu bisa diisi oleh Penjabat (Pj) kepala desa.

"Namun pastikan dulu jika memang kasusnya sudah masuk ke tahap penuntutan, nanti bupati harus menunjuk Pj kepala desa. Supaya tidak ada kekosongan jabatan kepala desa di empat desa tersebut," ujar Tabroni, Selasa (15/6/2021).

Dan jika nantinya sampai setahun, jabatan tersebut kosong, maka Pj kepala desa harus diganti juga. Pemkab Jember harus melakukan Pilkades pergantian antar waktu (PAW) untuk mengisi jabatan kades tersebut.

"Kalau ternyata masa jabatan kepala desa yang bersangkutan masih lama, dan tercatat setahun tidak ada kepala desa definitif, maka harus ada pemilihan kepala desa PAW," tegasnya kepada TribunJatim.com.

Karena, lanjut Tabroni, jabatan kepala desa sangat penting terkait pelayanan publik. Tabroni menambahkan, pihaknya menyayangkan dugaan penyalahgunaan sabu-sabu oleh para kepala desa tersebut. Apalagi, mereka merupakan pejabat publik dan pejabat administrasi tertinggi di desa, yang seharusnya menjadi panutan warga.

Namun di sisi lain, kepala desa itu juga masih memiliki hak membela diri atas kasus yang menimpa mereka.

Sementara itu, Pemkab Jember melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Jember akan berkoordinasi dengan penyidik Satuan Reskoba Polres Jember yang menangani perkara empat kepala desa itu.

Baca juga: Anggota DPRD Jember Desak Pemkab Benahi Alun-alun Jember

Sambil menunggu hasil koordinasi tersebut, untuk sementara, pihak DPMD menunjuk sekretaris desa untuk menjadi pelaksana harian (Plh). Penunjukan Plh ini dilakukan supaya pelayanan publik dan roda pemerintahan desa tidak mandeg.

Seperti diberitakan, polisi menangkap empat orang kepala desa di Jember dalam perkara dugaan penyalahgunaan sabu-sabu. Keempat orang itu adalah Kades WOnojati Kecamatan Jenggawah MM, Kades Tempurejo Kecamatan Tempurejo MA, Kades Tamansari Kecamatan Wuluhan SK, dan Kades Glundengan Kecamatan Wuluhan HH.

Mereka ditangkap jajaran Direktorat Narkoba Polda Jatim, dan kini penanganan perkara dilakukan oleh Satuan Reskoba Polres Jember.

Berita tentang DPRD Jember

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved