Breaking News:

Berita Lamongan

Warga Bulumargi Penderita Covid-19 Klaster Madura Membaik, Lamongan Siagakan 20 RS Covid-19

Penyebaran Covid -19 di Lamongan bisa dikata terkendali. Meski Klaster hajatan di Sidodowo Kecamatan Modo dan klaster pekerja dari Madura

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Upaya petugas menekan penyebaran Covid-19 di Lamongan. 

Reporter : Hanif Manshuri | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Penyebaran Covid -19 di Lamongan bisa dikata terkendali. Meski Klaster hajatan di Sidodowo Kecamatan Modo dan klaster pekerja dari Madura di Desa Bulumargi, Kecamatan Babat semakin landai, langkah antisipasi Pemkab Lamongan semakin ditingkatkan.

Termasuk terkait Bed Occupancy Rate (BOR) di Lamongan. Saat ini tingkat BOR di Lamongan saat ini 34 persen.
Kabag Prokopim Pemkab Lamongan, Arif Bachtiar dikonfirmasi Surya.co.id (Tribunjatim.com grup) mengungkapkan, untuk penanganan Covid -19, Arif menyebut Lamongan telah menyiapkan 20 RS penanganan Covid -19 dengan total ada sebanyak 702 bed.

Ke 20 RS tersebut, kata Arif, adalah RSUD dr Soegiri, RS Nasrul Ummah, RSML, RSUD Ngimbang, RS Fatimah, RS Abdurrahman Syamsuri, RS dr Suyudi, RS Intan Medika, RS Muhammadiyah Babat, RS Umum Muhammadiyah Babat. "Rumah sakit lainnya adalah RS Lapangan Kembangbahu, RS Lapangan Karangkembang, RS Lapangan Mantup, RS Lapangan Paciran, Yon Zipur 5 Babat," kata Arif.

Sementara itu, 13 warga Desa Bulumargi, Kecamatan Babat yang tengah menjalani perawatan di RS Lapangan Karangkembang semakin membaik. Ke 13 warga ini terpapar Covid -19 usai pulang kerja dari Madura.

Baca juga: 30 Kali Tiduri Istri Orang, Kades Karangwedoro Lamongan Juga Konsumsi Sabu-sabu Bareng Selingkuhan

"Informasi terakhir, 13 warga sudah sangat rendah CT-nya dan tanpa gejala sehingga bisa Isolasi Mandiri di Rumah (IMR)," kata Arif Bachtiar saat dikonfirmasi TribunJatim.com., Selasa (15/6/2021).

Ke 13 warga ini, menurut Arif, akan segera bisa melakukan IMR di rumah masing-masing dimana rumah-rumah warga yang akan digunakan isolasi ini telah dicek kelayakannya oleh Satgas. Selama IMR, terang Arif, suplai obat-obatan dan vitamin akan disediakan oleh Satgas Covid -19 Lamongan.

"Sudah dicek kelayakan rumah untuk IMR dan yang IMR ini disuplai obat-obatan dan vitamin selama 5-7 hari ke depan," ungkap Arif.

Seperti diketahui, 14 warga Desa Bulumargi, Kecamatan Babat diketahui terpapar Covid -19 usai pulang kerja dari Madura. Warga desa yang kebanyakan bekerja sebagai penjual bakso, pentol dan juga warung makan ini diketahui reaktif dari hasil Rapid Antigen dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Berita tentang Covid-19

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved