Breaking News:

Berita Madura

Enam Pasien Covid-19 di Bangkalan Sembuh, Bupati Ra Latif: Sampaikan Jangan Takut Kalau Positif

Harapan itu selalu ada, di tengah badai sekalipun. Seperti halnya di tengah ledakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, enam pasien positif

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Ahmad Faisol
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron bersama Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Muhammad Fahad, Dandim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowa, serta Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto memantau pelaksanaan vaksinasi di Kantor Kecamatan Klampis, Minggu (13/6/2021) 

Reporter: Ahmad Faisol | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Harapan itu selalu ada, di tengah badai sekalipun. Seperti halnya di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, enam pasien positif terkonfirmasi dinyatakan sembuh.

Mereka meninggalkan pusat karantina, Gedung Balai Diklat Bangkalan dengan wajah berseri, Rabu (16/6/2021).

Bupati Bangkalan, RK Abdul Latif Amin (Ra Latif) pun nampak larut dalam suka cita, kendati beban berat terkait lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan masih menumpuk di pundaknya.

Ra Latif hadir ke Balai Diklat bersama Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanti, Dandim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Sudiyo, dan Plt Kepala BKPSDA Bangkalan Roosly Hariyono untuk membesarkan hati sekaligus memberikan surat keterangan sembuh dari Covid-19.

“Sampaikan jangan takut kalau positif, dikarantina itu kami jaga dan kami rawat. Fasilitas lengkap dan makanan kami jaga. Ini (karantina) adalah ikhtiar kami, pemerintah agar tidak menyebar ke masyarakat lain,” ungkap Ra Latif sambil menyerahkan surat keterangan sehat kepada salah seorang pasien sembuh.

Enam pasien sembuh Covid-19 itu, 5 di antaranya merupakan warga Kecamatan Arosbaya dan seorang pasien lainnya berasa dari Kecamatan Kota Bangkalan. Hasil terakhir pemeriksaan melalui swab PCR, mereka dinyatakan negatif Covid-19. Saat ini, pasien Covid-19 penghuni gedung karantina Balai Diklat Bangkalan menyisakan 56 orang,

“Meski Bapak-Ibu sudah sembuh, tetap jangan lengah dan abai terhadap protokol kesehatan. Tetap pakai masker kalau di luar rumah dan sampaikan kepada para tetanggan, jangan abaikan pakai masker, sering cuci tangan, dan hindari kerumunan,” pungkas Ra Latif.

Baca juga: Prihatin Lonjakan Covid-19 di Bangkalan, 12 Anggota DPRD Jatim Dapil Madura Dirikan Rumah Sehat

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, Wibagio Suharta mengungkapkan, Pemkab Bangkalan akan menggelontorkan sebanyak 400 paket sembako dan 200 kantong beras sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.

“Insyaallah akan kami cukupi, bantuan sembako dari CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan yang ada di Bangkalan terkumpul sejumlah 400 paket sembako dan 200 kantong beras,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selain dari Forum CSR Bangkalan, Pemkab Bangkalan juga menggelontorkan bantuan senilai Rp 650 juta yang saat ini masih dalam proses lelang terkait pengadaan sembako.

“Kami juga masih menunggu petunjuk Bupati Bangkalan terkait teknis pendistribusiannya. Termasuk masih berkoordinasi secara inten dengan ULP (Unit Lelang Pegadaan) untuk lelang pengadaan paket sembako, karena anggarannya di atas Rp 200 juta,” pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved