Breaking News:

Berita Lumajang

Mencuat Dugaan Pungli BPUM di Desa Tegalrandu, Tim Siber Lumajang Cek Bantuan Cair Tak Tepat Sasaran

Dugaan kasus pungli BPUM di Desa Tegalrandu. Banpres Produktif UMKM di Lumajang tidak tepat sasaran.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Tony Hermawan
Tim Siber pungli saat melakukan validasi data terhadap salah satu penerima BPUM Lumajang, Rabu (16/6/2021). 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro atau BPUM di Lumajang tampaknya tidak tepat sasaran.

Bagaiamana tidak, dana hibah pemerintah yang seharusnya diterima oleh para pelaku UMKM justru cair juga ke warga biasa, alias warga yang tidak memiliki usaha.

Hal itu terungkap setelah dugaan pungli BPUM di Desa Tegalrandu belakangan mencuat di masyarakat.

Ketika Tim Siber Pungli Lumajang melakukan validasi data di lapangan, ternyata banyak warga yang tidak memiliki usaha menjadi penerima BPUM.

Baca juga: AMSI Diharap Jadi Bagian Kebangkitan Koperasi dan UMKM Digital, Pacu Produktifitas di Masa Pandemi

Nurin salah satu penerima BPUM mengatakan, mulanya warga memang tidak mempunyai niatan memalsukan data untuk menjadi penerima BPUM.

Namun, pada akhir tahun 2020 lalu, ada salah satu oknum perangkat Desa Tegalrandu mendatangi sebagaian rumah warga menawarkan program bantuan pemerintah.

"Sebenarnya kami gak ada yang tahu kalau ada bantuan. Kami tahunya malah dari dia," ujar Nurin.

Kata Nurin, untuk mendapat bantuan itu, syarat yang ditawarkan oknum perangkat desa tidak cukup rumit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved