Breaking News:

Berita Jember

AJI Jember Ajak Lawan Tindak Pemerasan Berkedok Wartawan

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jember mendesak pihak Polres Jember mengusut tuntas pemerasan berkedok wartawan di Kabupaten Jember.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni Iskandar
sri wahyunik/surya
Aksi menolak omnibus law UU Ciptaker oleh AJI Jember, Jumat (9/10/2020) 

Reporter : Sri Wahyunik | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jember mendesak pihak Polres Jember mengusut tuntas pemerasan berkedok wartawan di Kabupaten Jember.

Ketua AJI Jember Ira Rachmawati menegaskan, pemerasan sangat bertolak belakang dengan kerja-kerja profesi wartawan.

Karena itu, AJI Jember mendesak polisi untuk bisa mengusut tuntas tersebut, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain dengan modus yang sama.

Menurut Ira, setiap jurnalis selalu terikat pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang cukup ketat. "Sehingga cara kerja jurnalis sangat jauh berbeda dengan pihak-pihak yang melakukan pemerasan dengan mengatasnamakan profesi wartawan,” ujar Ira Rachmawati, Kamis (17/6/2021).

Dia menyebut, Pasal 1 KEJ menyebut, wartawan tidak boleh beritikad buruk dalam melakukan peliputan.

"Artinya, wartawan tidak boleh memiliki niat secara sengaja untuk menimbulkan kerugian pihak lain. Selain itu, peliputan juga tidak boleh masuk pada ranah privasi seseorang. Jurnalis yang profesional digaji oleh medianya, bukan dengan cara meminta kepada narasumber,” tegas Ira.

Baca juga: Peringati Hari Kebebasan Pers Internasional, Aliansi Jurnalis Jember Soroti Kasus Pembungkaman Pers

Selain itu, dalam Pasal 2 KEJ juga ditegaskan bahwa wartawan harus menempuh cara yang profesional dalam melakukan peliputan.

“Sehingga dalam melakukan wawancara harus secara patut, tidak dengan mengancam. Tidak bisa hanya dengan berbekal kartu pers yang bisa di cetak di mana saja, lantas merasa bisa melakukan perbuatan semena-mena seperti pengancaman,” imbuhnya kepada TribunJatim.com.

Karena itu, AJI Jember juga menilai, pihak yang melakukan pemerasan tidak bisa berlindung dengan menggunakan dalih kebebasan pers maupun UU Pers.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved