Breaking News:

Berita Kediri

Bupati Mas Dhito Minta Hentikan Segala Macam Praktik Pungutan Liar di Kabupaten Kediri

Bupati Hanindhito Himawan Pramana imbau tak ada kegiatan pungutan liar di objek wisata Kabupaten Kediri

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Farid Mukarrom
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat berada di Pendapa Panjalu Djayati 

Reporter: Farid Mukarrom | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bupati Hanindhito Himawan Pramana imbau tak ada kegiatan pungutan liar di objek wisata Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau akrab disapa Mas Dhito menyampaikan bahwa sebelumnya ia, sudah mengeluarkan surat edaran untuk agar tidak ada pungutan liar di Kabupaten Kediri.

"Pada tanggal 15 Maret 2021, saya sudah keluarkan surat edaran yang isinya agar tak ada lagi pungutan liar di Kabupaten Kediri," jelas Mas Dhito.

Masih kata Dhito bahwa dirinya sebelumnya sudah mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya praktik pungutan liar.

Seperti di beberapa objek wisata desa yang ada di Kabupaten Kediri.

Oleh sebab itu Mas Dhito mengimbau agar pihak - pihak yang melakukan pungutan liar untuk segera menghentikan.

"Saya menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi praktik pungutan liar, terutama di sejumlah objek wisata di Kabupaten Kediri," jelasnya.

Menurut Mas Dhito saat ini pemerintah berupaya keras untuk memulihkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

Baca juga: Pemprov Jatim Apresiasi Aksi Ekspansi Korporasi PT Kosme di Kawasan SIER Surabaya

Sehingga jika ditemukan praktik pungutan liar, akan menghambat proses pemulihan ekonomi masyarakat.

"Untuk pengelolaan wisata, kami di Pemerintah Kabupaten Kediri sudah menggunakan sistem TNT (Transaksi Non Tunai). Dimana pada sistem ini semuanya sudah berbasis elektronik. Sehingga meminimalisir terjadinya praktik pungutan liar," terangnya.

Kumpulan berita Kediri terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved