Breaking News:

Berita Bondowoso

Dindikbud Bondowoso Bersama BPCB Jatim Melakukan Pendataan Cagar Budaya

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim terus melakukan pendataan cagar budaya.

Penulis: Dana Delani | Editor: Yoni Iskandar
danendra/Surya
Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso salah satu tempat penyelamatan benda megalitikum 

Reporter : Danendra kusuma | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim terus melakukan pendataan cagar budaya.

Hal itu dilakukan sebagai upaya pelestarian, informasi, edukasi publik, dan menilik tingkat kerusakan.

Kasi Sejarah dan Purbakala Dindikbud Bondowoso, Heri Kusdaryanto mengatakan proses pendataan bakal dilakukan hingga 14 hari ke depan.

Pendataan dilakukan di lokasi cagar budaya, antara lain Kecamatan Grujugan, Prajekan, dan Klabang.

"Pendataan tahun ini sebagai tindak lanjut kegiatan pendataan yang dilakukan pada 1983, 1991, dan 2004. Pendataan dilakukan hingga menghasilkan data konkret," katanya kepada TribunJatim.com, Kamis (17/6).

Heri mengungkapkan cagar budaya di Bondowoso didominasi peninggalan era megalitikum. Total jumlahnya ada 1400 peninggalan di antaranya berupa menhir, sarkofagus, dolmen, batu kenong, dan menhir.

Baca juga: Pengembangan Wisata Heritage Bondowoso Terhalang Anggaran, Dindikbud Imbau Masyarakat Turut Berperan

Sejumlah koleksi peninggalan Megalitikum tersimpan di Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso (PIMB) Desa Pekauman, Grujugan.

"Memang ada peninggalan yang belum terdata. Kendalanya, sejumlah peninggalan berada di lokasi yang sulit dijangkau, misal di lereng gunung. Pendataan bakal dilakukan secara bertahap," jelasnya.

Ia menyebut, berdasar hasil pendataan, sebagian peninggalan era megalitikum sudah rusak. Hal tersebut terjadi karena ulah manusia dan termakan oleh zaman.

Dari jumlah keseluruhan, persentase peninggalan megalitikum yang rusak berkisar 60 persen.

Dindikbud Bondowoso rutin mengedukasi masyarakat untuk turut melestarikan cagar budaya.

"Berjalannya waktu masyarakat Bondowoso peduli dengan cagar budaya. Mereka akan melapor kepada kami ketika menemukan peninggalan megalitikum. Adapula 46 juru pelihara yang tersebar di 17 kecamatan membantu menjaganya," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang cagar budaya

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved