Breaking News:

Berita Bondowoso

Iuran BPJS Kesehatan Belum Dibayar Pemkab, Perangkat Desa di Bondowoso Merana

Iuran BPJS Kesehatan belum dibayar pemkab, perangkat desa di Bondowoso merana. Kartu BPJS mereka tidak bisa digunakan untuk berobat.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DANENDRA KUSUMA
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bondowoso, Haeriyah Yuliati saat memberikan penjelasan mengenai iuran BPJS Kesehatan perangkat desa yang belum dibayar, Rabu (16/6/2021). 

Reporter: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Iuran BPJS Kesehatan yang belum dibayar oleh Pemkab Bondowoso membuat perangkat desa merana.

Iuran BPJS Kesehatan perangkat daerah belum terbayar enam bulan, terhitung sejak Januari-Juni 2021.

Kartu BPJS mereka pun tidak bisa digunakan untuk berobat.

Walhasil, mereka harus merogoh kocek pribadi tatkala sedang sakit.

Salah seorang perangkat Desa Jetis, Kecamatan Curahdami mengaku, sedari awal tahun 2021, iuran BPJS Kesehatan tak dibayar.

"Daripada tidak mendapat penanganan. Terpaksa harus membayar sendiri. Yang sakit waktu itu adalah sekretaris desa," kata pria yang tak ingin disebutkan namanya itu, Rabu (16/6/2021).

Tak pelak hal itu membuatnya kecewa.

Karena, di tahun sebelumnya, saat iuran BPJS dibayar melalui pemerintah desa tak pernah terjadi penunggakan iuran.

Iuran BPJS tersebut saat ini dibayarkan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bondowoso.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved