Breaking News:

Berita Nganjuk

Layanan MPP Nyawiji Nganjuk Kembali Dimaksimalkan, Jumlah Warga Pemohon Perizinan Sempat Turun

Optimalisasi penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik (MPP) Nyawiji Kabupaten Nganjuk kembali diintensifkan.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
DPMPTSP Kabupaten Nganjuk gelar rapat koordinasi bersama Plt Bupati Nganjuk dalam upaya kembali memaksimalkan layanan di MPP yang sempat terpengaruh Pandemi covid-19 

Reporter : Achmad Amru Muiz | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Optimalisasi penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik (MPP) Nyawiji Kabupaten Nganjuk kembali diintensifkan. Ini setelah kegiatan penyelenggaraan MPP yang menyediakan 137 jenis layanan sempat terdampak pendemi Covid-19.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Nganjuk maupun instansi terkait yang membuka layanan di MPP Nyawiji untuk kembali meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hanya saja, dalam peningkatan pelayanan di MPP Nyawiji harus tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

"Pandemi Covid-19 hingga kini masih ada, sehingga MPP Nyawiji dalam memberi pelayanan harus mematuhi Prokes agar tidak terjadi cluster baru penyebaran virus corona di tengah masyarakat mulai banyak membutuhkan pelayanan di MPP," kata Marhaen Djumadi, kemarin.

Dijelaskan Marhaen Djumadi, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai pengelola MPP Nyawiji segera membuat jadwal pelayanan bagi OPD maupun instansi lain penyedia layanan.

Dengan demikian, apabila ada jadwal pelayanan dari OPD maupun instansi lain maka masyarakat tidak perlu datang bersamaan ke MPP Nyawiji untuk menghindari terjadinya kerumunan di saat Pandemi Covid-19. Namun mereka bisa datang ke MPP Nyawiji dengan menyesuaikan jadwal pelayanan OPD maupun instansi lain tersebut.

"Tentunya dengan layanan yang diatur sesuai jadwal waktu yang telah dibuat maka kita bisa memberi pelayanan maksimal sekalitus tetap mematuhi Prokes penyebaran virus corona," ucap Marhaen Djumadi kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Operasi Preman, Sebanyak 15 Tersangka Diamankan Resmob Polres Nganjuk dari Berbagai Lokasi

Sementara Kepala DPMPTSP Kabupaten Nganjuk, Sudrajat mengatakan, selama Pandemi Covid-19 jumlah masyarakat yang mengajukan permohonan perizinan dan kepentingan lain di MPP Nyawiji mengalami penurunan.

Apabila sebelum Pandemi Covid-19 dalam sehari MPP Nyawiji menerima hingga 170 permohonan setiap harinya, tetapi disaat Pandemi covid-19 jumlah pemohon turun hanya sekitar 70 permohonan.

"Melihat kondisi Pandemi covid19 sekarang kondisinya mulai membaik, maka kami berharap jumlah pemohon di MPP Nyawiji Kabupaten Nganjuk kembali meningkat. Bahkan dengan adanya dukungan OPD maupun instansi lain kembali ditingkatkan tentunya pelayanan di MPP Nyawini bisa lebih maksimal lagi," tutur Sudrajat.

Berita tentang Mal pelayanan publik

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved