Breaking News:

Berita Sidoarjo

Program Universal Health Coverage di Sidoarjo Menanggung Biaya Pengobatan 398.000 Warga Kurang Mampu

Program Universal Health Coverage (UHC) di Sidoarjo menanggung biaya pengobatan untuk 398.000 warga kurang mampu atau belum punya BPJS Kesehatan.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, dan Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi di acara sosialisasi Universal Health Coverage (UHC) di Fave Hotel Sidoarjo, Rabu (16/6/2021). 

Reporter: M Taufik | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Program Universal Health Coverage (UHC) di Sidoarjo hanya menanggung biaya pengobatan untuk 398.000 warga. Yakni warga kurang mampu di Sidoarjo atau yang selama ini belum memiliki fasilitas BPJS Kesehatan.

Dalam sosialisasi yang digelar oleh Pemkab Sidoarjo, ada beberapa hal penting yang disampaikan terkait program itu.

Pertama, Program UHC untuk warga ber-KTP Sidoarjo dengan status warga kurang mampu menurut standar Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial.

Hal ini dikarenakan keterbatasan anggaran daerah atau kemampuan APBD Sidoarjo, untuk itu yang dicover UHC hanya warga yang masuk kategori kurang mampu.

Kedua, jika ada warga ber-KTP Sidoarjo dan memiliki tempat tinggal tetap di Sidoarjo, maka apabila sakit bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, cukup dengan menunjukkan KTP saja ke semua fasilitas kesehatan (faskes).

Jika yang bersangkutan belum terdaftar sebagai peserta BPJS, maka akan dimasukkan program UHC.

Termasuk warga Sidoarjo yang memiliki tunggakan iuran BPJS sebagai peserta mandiri kelas 1, 2, 3 tetap mendapatkan layanan di Puskesmas maupun rujukan, dengan catatan tunggakan masih melekat pada pribadi tanggung jawab yang bersangkutan.

Jika di kemudian hari yang bersangkutan ingin keluar dari keanggotaan UHC atau beralih menjadi perserta mandiri, atau terdaftar di segmen PPU minimal 1 tahun terdaftar sebagai PBID baru boleh alih segmen. Dan kemudian tunggakan iuran akan kembali menjadi beban peserta.

Ketiga, bila tidak dalam kondisi sakit, warga Sidoarjo yang menjadi peserta BPJS Mandiri kelas 3 bisa mengajukan pindah masuk program UHC dengan syarat mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Mengurusnya melalui RT/RW kemudian ke desa atau kelurahan serta diketahui camat.  Selanjutnya diajukan ke Dinas Sosial Sidoarjo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved