Breaking News:

Berita Lumajang

Ada Tarif Bikin Konten Foto dan Video Komersial di TNBTS ? Begini Kata Disparbud Kabupaten Lumajang

Bikin konten foto atau video komersial di kawasan wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dikenakan tarif. Begini kata Dinas Pariwisata.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Daftar tarif dokumentasi komersial di kawasan TNBTS.  

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Membuat konten video atau foto di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kini dikenakan tarif.

Pasalnya pihak TNBTS akan menarik biaya adminitrasi bagi siapa pun yang membuat konten komersial di wilayahnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lumajang, Yoga Pratomo.

Dia mengatakan, beberapa waktu lalu ada seorang fotografer berniat menggelar foto prewedding di kawasan Ranupane.

Namun tiba-tiba diminta membayar biaya adminitrasi oleh pihak TNBTS.

"Iya kemarin ada kejadian seorang fotografer mau bikin foto prewedding. Nah waktu itu dia diminta bayar Rp 250 ribu. Dia gak tahu ada aturan mengenai ticketing berbau komersial, akhirnya dia turun lagi," katanya.

Baca juga: Wisata ke Gunung Bromo Bakal Lebih Ketat, TNBTS Rencana Syaratkan Rapid Test Jika Mau Berwisata

Kata Yoga, sebenarnya ini sudah aturan lawas.

Bahkan, hal itu sudah tertuang pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 12 Tahun 2014 Tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Kementerian Kehutanan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved