Breaking News:

Berita Tulungagung

BPBD Tulungagung Mengerahkan Dua Alat Berat Untuk Membuka Jalan Yang Masih Tertutup Material Longsor

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung menurunkan dua alat berat ke Kecamatan Sendang, Jumat (18/6/2021).

Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
david yohanes/surya
Alat berat membuka akses jalan menuju Wana Wisata Jurang senggani Kecamatan Sendang. 

Reporter : David Yohanes | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung menurunkan dua alat berat ke Kecamatan Sendang, Jumat (18/6/2021).

Dua alat berat ini akan membuka sekurangnya tiga titik akses jalan yang masih tertutup material longsor yang terjadi Kamis (17/6/2021) dini hari.

Tiga titik dimaksud dua di antaranya ada di Desa Nglurup dan satu didik di Desa Kedoyo.

“Karena volume material longsornya terlalu tebal dan luas. Terlalu lama jika dikerjakan manual,” terang Kepala BPBD Tulungagung, Soeroto.

Bahkan saking banyaknya volume material yang harus disingkirkan, pekerjaan ini diperkirakan membutuhkan waktu tiga hari ke depan.

Namun Soeroto mengupayakan alat berat bekerja secara efektif, karena biaya sewanya mencapai Rp 7.000.000 per hari.

Meski bencana longsor terjadi dalam skala luas, infrastruktur yang rusak berat hanya dua, yaitu jembatan di Desa Nglurup, Kecamatan Sendang dan jalan Desa Penjor, Kecamatan Pagerwojo.

Baca juga: Tiang Listrik Patah Akibat Longsor, Rumah Ribuan Pelanggan di Tulungagung Jadi Gelap Gulita

Kerusakan jembatan ini yang membuat warga Desa Nglurup nyaris terisolasi.

Soeroto memastikan, masih ada akses lain yang bisa dipakai warga meski melingkar lebih jauh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved