Breaking News:

Berita Surabaya

Fildza Siswi SMP 6 Surabaya Bikin Pembalut dari Kain Perca, Berdayakan Ibu-ibu Terdampak Covid-19

Fildza Ghassani Andias siswi SMPN 6 Surabaya produksi pembalut dari kain perca. Berdayakan ibu-ibu yang terdampak pandemi virus Corona.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Zainal Arif
PEMBALUT KAIN - Fildza Ghassani Andias (13) Siswi SMPN 6 Surabaya Membuat Pembalut Kain, Masker, dan Pita Rambut dari Sisa Kain Perca Dilingkungan sekitar rumahnya kawasan Bratang Gede Wonokromo Surabaya, Jumat (18/6/2021). 

Reporter: Zainal Arif | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Beragam model pakaian terus bermunculan seiring dengan berkembangnya industri fashion.

Namun, melesatnya industri fashion juga berbanding lurus dengan tercemarnya lingkungan.

Pasalnya, sisa kain hasil produksi dan pakaian bekas yang sudah tidak dipakai oleh konsumen kerap menimbulkan penumpukkan limbah fashion yang berdampak pada pemanasan global.

Menyikapi hal tersebut, Fildza Ghassani Andias (13) berinisiatif mengolah limbah textil dilingkungan sekitarnya menjadi barang yang berguna.

Siswi SMPN 6 Surabaya tersebut berhasil membuat masker, pita rambut, hingga pembalut dari kain perca yang menumpuk di rumahnya.

"Di rumah kan ada usaha konveksi, itu kain perca banyak. Akhirnya saya bikin masker dan pita rambut," ujar Fildza saat di temui TribunJatim.com dikawasan Bratang Gede III Nomor 3 Wonokromo Surabaya, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Busana Batik Kombinasi Kain Kasur hingga Koleksi Raya Hadir dalam Mens Fashion Style 2021

Sementara ide membuat pembalut kain, didapat Saat Fildza masih duduk di bangku kelas VI SD.

Dirinya tak sengaja membaca artikel yang mengupas bahaya dari pembalut sekali pakai. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved