Breaking News:

Berita Bojonegoro

Implementasi Permenaker 5 Tahun 2021, BPJAMSOSTEK Bojonegoro Gandeng Asosiasi Jasa Kontruksi

Sebagai wujud implementasi Permenaker 5 Tahun 2021, BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro menggandeng Asosiasi Jasa Kontruksi Bojonegoro.

Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/istimewa
BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Bojonegoro melakukan sosialisasi dengan menggandeng Asosiasi Jasa Kontruksi, Kamis (17/6/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - BPJS Ketenagakerjaan / BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro kembali berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Bojonegoro.

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro Dolik Yulianto mengatakan, kolaborasi lembaga yang dimpinnya dengan Dinperinaker Bojonegoro adalah untuk meningkatkan perlindungan BPJAMSOSTEK bagai pekerja di wilayah Bojonegoro.

"Khususnya untuk perlindungan para pekerja di sektor jasa konstruksi," ujarnya, dalam siaran tertulis, Jumat (18/6/2021).

Untuk itu, pihaknya menyambut baik kolaborasi yang terjadi selama pelaksanaan sosialisasi yang digelar 17 Juni 2021. Karena hal tersebut merupakan wujud implementasi Permenaker Nomor 5 Tahun 2021. Yakni, BPJS Ketenagakerjaan juga menggandeng Asosiasi Jasa Kontruksi Bojonegoro.

Kepada seluruh peserta sosialisasi yang hari, mulai ketua Asosiasi, pengurus dan anggotanya yaitu PT dan CV Pelaksanannya, Dolik menekankan bahwa pendaftaran atau perlindungan para pekerja jasa konstruksi bersifat normatif dan pemerintah sangat fokus untuk mewujudkan perlindungan ini.

"Karena hal tersebut menghindari risiko yang terjadi pada saat bekerja," tegas Dolik Yulianto.

Baca juga: BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro Gelar Sosialisasi Program Sektor Jasa Konstruksi kepada OPD

Baca juga: Sosialisasi Penguatan Paritrana Award-Jaminan Kehilangan Kerja, BPJAMSOSTEK Bojonegoro Gelar Webinar

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Dinperinaker Bojonegoro Welly Fitrama menyambut baik kolaborasi dengan BPJAMSOSTEK.

Menurutnya, manfaat dari BPJAMSOSTEK itu sangat membantu. Untuk itu, pihaknya akan terus mengingatkan kepada seluruh Jasa Konstruksi untuk meningkatkan kepatuhan tertib administrasi dalam progam BPJAMSOSTEK.

Alif Sutono Kasubag Pembinaan dan Advokasi bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bojonegoro menambahkan, bahwa di dalam kontrak pada saat mendapatkan tender terdapat pasal yang mensyaratkan pekerjanya terdaftar program BPJAMSOSTEK.

"Makanya, kita terus awasi itu untuk perlindungan tenaga kerja sektor jasa konstruksi," tandasnya.

Sedangkan Kepala Bidang Kepesertaan BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro Nuning, menjelaskan, bahwa berdasar data kepesertaan BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro sampai dengan bulan Mei 2021, terdapat sebanyak 2.843 perusahaan dengan 46.382 tenaga kerja sektor Penerima Upah (PU), sektor Bukan Penerima Upah 3.737 dan peserta sektor Jasa Konstruksi 13.804 tenaga kerja.

"Makanya, saya berharap kita berkolaborasi dengan tiga elemen ini, karena semuanya memilik peran dan fungsi yang jika diintegrasikan dapat mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya untuk kesejahteraan pekerja sektor Jasa Konstruksi," imbuh Nuning. (*)

Baca juga: BPJAMSOSTEK Bojonegoro dan Komisi IX DPR RI Sosialisasi Program Jaminan Sosial ke Pekerja Informal

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved