Berita Kota Batu

Oknum Dishub Kota Batu Dituding Mainkan Uang Parkir Hingga Target PAD Jauh dari Harapan

Oknum Dinas Perhubungan Kota Batu dituding mainkan uang parkir hingga target PAD yang berasal dari retribusi parkir jauh dari harapan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Komisi C DPRD Kota Batu menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Perhubungan Kota Batu di DPRD Batu, Rabu (16/6/2021).  

Reporter: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu dari retribusi parkir di tepi jalan ditengarai satu di antaranya karena ada oknum di Dinas Perhubungan (Dishub) yang bekerja tidak sesuai peraturan, sehingga menguntungkan diri sendiri atau kelompok.

Informasi itu disampaikan Ketua Badan Penyuluhan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila (PP) Kota Batu, Suliono saat mendampingi para juru parkir (jukir) anggota PP di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu, Rabu (16/6/2021).

Suliono mengatakan, oknum tersebut berinisial HR dan saat ini masih aktif berdinas di bidang parkir.

Keterangan itu ia peroleh langsung dari jukir. Dia mengatakan, sebetulnya, target retribusi bisa saja terpenuhi asal oknum Dishub tersebut bisa bekerja benar.

“Kalau saya menilai dan tadi sudah menanyakan terkait dengan parkir, itu sebetulnya satu titik saja sudah sangat terpenuhi. Setiap pengelola, sudah memberikan setoran setiap satu bulan. Ada bukti kuitansi. Satu titik totalnya bisa ratusan juta rupiah per tahun,” kata Suliono.

Suliono mencontohkan titik parkir di depan Indomaret, Alun-alun Kota Batu. Setorannya bisa mencapai ratusan juta rupiah per tahun.

“Saya kira perkara ini ada oknum dari pihak Dishub yang bermain. Ini harus dipertajam, saya khawatir dari nominal yang disetor, sebagian dimasukan ke PAD sebagian masuk ke kantong pribadi. Misalnya oknum itu HR,” ulasnya.

Modusnya, oknum tersebut mengkoordinir setiap pengelola titik parkir. HR juga ditengarai mendoktrin jukir agar memberikan karcis yang tidak sesuai dengan jumlah kendaraan yang parkir.

Baca juga: Tambahan Penghasilan Pegawai PNS Kota Batu Segera Cair, Punjul Santoso Berpesan Agar Bisa Ditabung

“Contoh jika ada lima unit motor, sudah kasih saja satu karcis tidak apa-apa kata HR ini. Saya kira dugaan penyimpangan ini dilakukan oleh oknum itu sehingga PAD dari parkir sampai rendah. Saya kira ya karena masuk ke kantong oknum itu sendiri,” ujarnya.

Di saat bersamaan, Komisi C menggelar dengar pendapat dengan Dishub Kota Batu. Kepala Dinas Perhubungan, Imam Suryono hadir didampingi oleh Kepala Bidang Parkir, Dishub Kota Batu, Hari Junaidi dan petugas lainnya.

Kepada wartawan, Imam menyampaikan telah berulang kali mengingatkan bawahannya agar tidak main-main terhadap uang parkir. Ia menegaskan akan mengantarkan sendiri petugas yang terbukti bermain-main uang parkir ke penegak hukum.

“Setiap rapat, setiap waktu, saya bilang, kalau ada yang bermain parkir, saya sendiri yang menyerahkan. Saya tidak main-main! Kalau di kemudian hari ketemu, akan saya serahkan ke penegak hukum, kepolisian,” tegas Imam.

Dikatakan Imam, jika memang ada oknum petugas Dishub bermain-main dengan uang parkir, maka ranahnya adalah pidana. Ia pun terbuka jika masyarakat mengadu jika memiliki bukti yang kuat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved