Breaking News:

Berita Bondowoso

Pemkab Bondowoso Lakukan Percepatan Pembangungan RTLH

Pemerintah Kabupaten Bondowoso bakal melakukan percepatan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/danendra
Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat saat diwawancarai sejumlah wartawan. 

Reporter: Danendra Kusuma I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso bakal melakukan percepatan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 

Hal itu sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan harusnya terdapat 1000 RTLH yang dibangun tiap tahun bila merujuk pada RPJMD. 

Namun, tahun ini, hanya 751 RTLH yang akan dibangun oleh pemerintah akibat adanya refocusing anggaran.

"Sekarang tidak diperbolehkan untuk pembangunan fisik. Sehingga agak mengganggu progress capaian pembangunan RTLH," katanya, Jumat (18/6). 

Ia menjelaskan, ada sejumlah skema dalam pembiayaan RTLH

Selain itu, acuan rumah tidak layak huni yang bakal dibangun dari data yang dilaporkan ke desa. By name by adress juga harus jelas terintegrasi di Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). 

"Nanti kami lakukan pengawasan. Karena pembangunan RTLH selain menggunakan APBD II, juga ada APBN, juga ada dari dana desa. Ada pupa dari beberapa CSR," sebutnya. 

Plt. Kadis Perkim, Asnawi Sabil mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan aplikasi berbasis android inovasi informasi rumah tidak layak huni (Simamahlani). 

Aplikasi tersebut digunakan untuk menghimpun semua data mengenai RTLH, yang akan dibagikan kepada semua kecamatan dan desa. 

"Nanti berjenjang. Desa akan melakukan input data, kecamatan memverifikasi, kami yang mentabulasi," tandasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved