Breaking News:

Berita Malang

Pemkot Malang Targetkan 2.500 Aset Tanah Dapat Tersertifikasi Tahun Ini

Pemerintah Kota Malang menargetkan ada 2.500 aset tanah yang dapat tersertifikasi di tahun 2021 ini

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji, Kamis (17/6/2021). 

Reporter: Rifky Edgar | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang menargetkan ada 2.500 aset tanah yang dapat tersertifikasi di tahun 2021 ini.

Untuk merealisasikan target tersebut, Pemkot Malang telah menganggarkan senilai Rp 4 Miliar. 

Hingga Juni 2021 ini, telah ada sekitar 600 aset tanah milik Pemkot Malang yang telah tersertifikasi.

"Aset ini merupakan PR besar kami. Dari anggaran Rp 4 Miliar itu masih ada sisa. Semoga dari target yang kita tentukan itu bisa selesai tahun ini. Karena target kami per tahun ada 2.500 aset yang harus tersertifikasi," ucap Wali Kota Malang, Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, total ada sekitar 6.000 sampai 7.000 aset milik Pemkot Malang yang sejauh ini belum tersertifikasi.

Pihaknya pun kini telah melakukan kerjasama dengan Korsupgah KPK dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk penertiban aset.

"Sebenarnya kendala kami itu, ketika zaman dulu, bahkan sebelum saya lahir sudah ada pelepasan. Tapi dulu tidak ada dokumentasinya. Sehingga pelacakannya susah," ucapnya.

Dengan telah ditertibkannya aset tersebut, Sutiaji optimis, nantinya akan dapat bersumbangsih untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kota Malang.

"Kalau sudah tersertifikasi aset-aset yang disewa orang kan nilainya lain. Dan itu nanti bersumbangsih untuk pendapatan kita. Karena kita basicnya buka restribusi, tapi sewa. Makannya kami targetkan per tahun itu 2.500 agar bisa segera selesai," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved