Breaking News:

Arti Kata

Arti Kata Fetish pada Kasus Suami Bungkus Istri seperti Mumi, Benarkah Ini Termasuk Kelainan Seks?

Heboh di media sosial, suami hobi bungkus istri seperti mumi lalu diminta pose. Berikut ini arti kata fetish yang perlu diketahui.

Editor: Ficca Ayu Saraswaty
Instagram.com/@viralrepost.id
Viral di media sosial foto-foto wanita yang dibungkus kain seperti mumi. 

Hal ini karena saat cenderung menyukai sebuah fetish, maka akan langsung menikmatinya, tanpa mengkategorikan fetish tersebut terlebih dahulu.

Misalnya, seorang lelaki punya fetish pada sepatu hak tinggi.

Maka dia tidak akan orgasme apabila pasangan seksualnya tidak menggunakan sepatu hak tinggi ketika sedang berhubungan seks dengannya.

Sementera itu, menurut dr. Alvina, Sp.KJ, dokter spesialis kedokteran jiwa dari Primaya Hospital Bekasi Barat menerangkan bahwa fetish adalah objek yang tidak hidup.

"Fetish adalah objek yang tidak hidup," kata Alvina kepada Kompas.com.

Sementara fetishim adalah penggunaan objek yang tidak hidup sebagai metode untuk membuat seseorang terangsang secara seksual.

Alvina mengatakan, fetishism mungkin bisa terjadi saat anak menjadi korban atau anak melihat penyimpangan seksual.

Namun ada juga teori yang mengatakan bahwa perilaku fetishism bisa berkembang di masa pubertas.

Fetishism belum tentu gangguan jiwa sepanjang tidak menimbulkan distres dan tidak menimbulkan gangguan fungsi.

Lantas, apakah kondisi ini berbahaya untuk diri sendiri dan orang lain?

Baca juga: Arti Kata GOAT, Istilah Populer di Dunia Olahraga, Salah Kaprah Bukan Kambing, Sudah Ada Sejak 2018

Pelaku fetish kain jarik.
Pelaku fetish kain jarik. (Kolase/IST/twitter/@yusril_kurzah dan @m_fikris)

Ketika fetishism sudah menimbulkan distres dan gangguan fungsi, tentu bisa menimbulkan dampak buruk bagi dirinya dan orang lain.

Dampak buruk bagi orang lain dapat timbul bila perilaku fetishism melanggar hak orang lain dalam rangka mencari objek fetish.

"Misalnya seseorang jadi mencuri pakaian dalam dan menimbulkan rasa tidak aman bagi lingkungan," kata Alvani.

Selain itu, orang dengan fetishism biasanya disertai gangguan mental lainnya.

Apakah fetishism dapat disembuhkan?

Fetishism belum tentu gangguan jiwa sepanjang tidak menimbulkan distres dan tidak menimbulkan gangguan fungsi.

Untuk memenuhi kriteria gangguan jiwa, seseorang dengan fetishism harus mengalami distres yang bermakna dan gangguan fungsi seperti merasa terganggu atau menderita dengan kondinsinya.

"Saat menjadi gangguan, diagnosisnya menjadi gangguan fetihistik," kata Alvina.

Menurut Alvina, gangguan fetihistik bisa diterapi dengan berbagai modalitas psikoterapi baik individual maupun kelompok.

Selain dilakukan psikoterapi, seorang psikiater juga dapat memberikan terapi obat-obatan dan hormon untuk membantu penyembuhan penderita fetishism.

Karena perilaku fetishism dapat terbentuk sejak masa anak-anak dan pubertas, untuk menghindarinya, Alvina mengimbau masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak.

Selain itu juga peduli pada kesehatan anak baik secara fisik maupun mental dan bersikap melindungi anak dari paparan kekerasan.

"Baik kekerasan fisik, mental, maupun seksual," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Heboh! Suami Hobi Bungkus Istri Seperti Mumi Lalu Disuruh Pose, Benarkah Ini Termasuk Kelainan Seks?

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved