Breaking News:

Berita Pemprov Jatim

Kian Pesat Industrialisasi di Tuban, Ini Pesan Khofifah ke Bupati Aditya Halindra Faridzky

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan pesan khusus pada Bupati dan Wakil Bupati Tuban yaitu Aditya Halindra Faridzky dan Riyadi yang

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Suasana pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE dan H. Riyadi, S.H. 

Reporter: Fatimatuz Zahroh I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan pesan khusus pada Bupati dan Wakil Bupati Tuban yaitu Aditya Halindra Faridzky dan Riyadi yang baru saja dilantik secara semi virtual hari ini dari Gedung Negara Grahadi, Minggu (20/6/2021). 

Khofifah berpesan terkait koneksi dan integrasi sarana transportasi yang harus disegerakan mengingat kondisi industrialisasi yang kian pesat di Kabupaten Tuban. 

“Industrialisasi di Tuban mengalami kemajuan yang luar biasa. Banyak sekali investor yang hari ini hadir memberikan penguatan pembangunan di Kabupaten Tuban. Beberapa program infrastruktur yang sudah kami sampaikan, yaitu bagaimana kita bisa memastikan koneksitas dengan PT KAI,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Pasalnya, industri pertambangan di Tuban akan masif dilakukan dalam tahun-tahun ke depan. Tentunya industrialisasi ini akan secara masif menyerap tenaga kerja.

Yang ia harapkan tenaga kerja yang mengisi pesatnya indistrialisasi di Tuban itu adalah warga Tuban sendiri dan sekitarnya seperti Lamongan ataupun Gresik. 

Maka dengan begitu dibutuhkan sarana angkutan yang terintegrasi. Bentuknya, yang diharapkan Khofifah adalah komuter. 

“Supaya kalau industrialisasi di Tuban berjalan masif dan mulai merekrut tenaga kerja yang sudah besar, maka lalu semua tidak harus tersentralisasi tinggal di Tuban. Yang tinggal di Babat atau Gresik bisa tetap terkoneksi lewat komuter,” tegas Khofifah.

Proses ini dikatakan Khofifah sedang ia komunikasikan dengan PT KAI. Yang diharapkan ke depan Pemkab Tuban akan turut bersinergi dalam percepatan realisasinya. Agar kemanfaatan dan peningkatan kesejahteraan bisa didapatkan secara lebih luas. 

“Oleh sebab itu, nanti jikalau ada stasiun yang kurang maskimal akan ada refungsionalisasi karena pada dasarkan stasiunnya sudah ada. Sehingga nanti tenaga kerja yang dari Gresik atau Babat Lamongan itu tidak perlu tinggal di Tuban. Ini akan mengurangi kemungkin dampak sosial yang timbul jika semua terpusat di Tuban,” tegasnya.

Khofifah sendiri optimistis bahwa di bawah kepemimppnan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan juga Wakil Bupati Riyadi, semua akan berjalan on the track dan keduanya akan mampu mengemban amanah dan tanggung jawab yang telah diberikan oleh masyarakat Tuban.  

Terlebih Bupati Tuban, yang akrab disapa Lindra itu, memiliki mentor handal yaitu sang ibunya Haeny Relawati Rini Widyastuti, yang juga mantan Bupati Tuban dua periode dan kini menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar.

“Format ini Insya Allah Bupati sudah punya mentor yang luar biasa, yaitu sang ibunda. Kalau ibunda itu ya mentor ya mendoakan,” pungkasnya.

Terakhir, Khofifah juga menyampaikan amanah Presiden Joko Widodo agar Bupati dan Wakil Bupati Tuban all out dalam penanganan covid-19. Yaitu dengan mempercepat vaksinasi dan memperketat PPKM Mikro

“PPKM dan vaksinasi jadi ujung tombang seiring 5M dan 3T. Pelaksanaan di lapangan tentunya kita sesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing. Berikutnya yang jadi pesan Presiden juga adalah Gas dan rem. Sedapat mungkin ekonomi digas, sedapat mungkin kemungkin penyebaran covid-19 sedapat mungkin direm” tegas Khofifah.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved