Breaking News:

Boleh Pasang Kawat Gigi Buat Gaya-gayaan? Simak Penjelasan Spesialis di Klinik Gigi 9C Orthodontics

drg M Ardian Syah Sp Ort dari Klinik Gigi 9C Orthodontics menjelaskan soal tren kawat gigi:penggunaan behel tidak boleh sembarangan.

Penulis: Akira Tandika | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Spesialis Dokter Orthodonti di Klinik Gigi 9C Orthodontics drg M Ardian Syah Sp Ort saat menangani pasien ortho di kliniknya, 9C Orthodontist di kawasan Pakueon City. 

Reporter: Akira Tandika | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejak beberapa tahun lalu, tren kawat gigi mulai bergeser.

Tak lagi soal kesehatan, kawat gigi juga menjadi icon fashion terbaru untuk menunjang penampilan.

Spesialis Dokter Orthodonti di Klinik Gigi 9C Orthodontics, drg M Ardian Syah Sp Ort menerangkan, penggunaan kawat gigi atau yang juga disebut behel, dulunya kerap menjadi simbol seseorang dinyatakan "mampu".

Karena, behel atau kawat gigi merupakan barang mahal.

"Sehingga tren mengenakan behel untuk mendapat pengakuan dan fashion mulai marak. Bahkan, hingga saat ini. Padahal, penggunaan behel tidak boleh sembarangan. Harus berdasarkan keluhan kesehatan, juga saran dari dokter," terang pria yang akrab disapa Ardi itu.

Baca juga: Klinik Wringinanom Gresik Memberikan Pelayanan Pemeriksaan Gigi Gratis Pada Anak

Ardi melanjutkan, behel memiliki fungsi sebagai perekat agar dapat menggerakkan gigi secara normal. Serta untuk mengembalikan gigi pada tempatnya, sehingga menjadi lebih rapi.

Lalu, siapa saja yang perlu mendapatkan perawatan behel?

Ardi menjelaskan, ada enam permasalahan kesehatan yang bisa diatasi dengan behel. Diantaranya;

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved