Berita Kota Batu

Buah Kesemek Glowing Ternyata Salah Satu Khas Kota Batu, Produsen Harap Bisa Go International

Khas Kota Batu ternyata ada buah kesemek glowing. Banyak ditemukan di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.

Penulis: Benni Indo | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Sudarmono menunjukan buah kesemek glowing yang ia hasilkan dengan ukuran cukup besar, khas Kota Batu. Melalui proses yang inovatif, buah kesemek itu terlihat bersinar dengan rasa yang manis. 

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko juga diceritakan Momon pernah memesan hingga 60 Kg.

Kemudian buah itu dikirim ke Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Baca juga: Gelar Pertemuan di Kota Batu, Fraksi Golkar di Seluruh Jawa Timur Perkuat Fungsi Pengawasan Anggaran

Buah kesemek harus memiliki getah yang harus dinetralkan. Biasanya dengan merendam kesemek ke air kapur.

Diceritakan Momon, kebiasaan merendam di air kapur adalah kebiasan orang Belanda.

“Saat itu, orang Belanda sedang membangun rumah dan menggunakan air kapur sebagai campuran. Ada buah kesemek yang jatuh ke situ, tidak lama kemudian diambil lalu dikonsumsi. Ternyata manis dan disukai, dari situlah berawal kebiasaan menggunakan air kapur,” terangnya.

Namun kini dirinya tidak menggunakan air kapur. Momon menggunakan komposisi bahan makanan untuk membuat buah kesemek glowing.

Cara itu ia klaim sangat efektif menghilangkan getah dan membuat buah terlihat bersinar.

“Butuh waktu tujuh tahun untuk menemukan ramuan membuat kesemek glowing. Prosesnya memang direndam, tapi ada campuran bahan makanan yang tidak bisa saya jelaskan di sini,” ujar Momon.

Apa yang ia hasilkan saat ini bukan tanpa kegagalan. Sebelum akhirnya menemukan ramuan yang betul-betul pas, Momoh berulang kali menjumpai kegagalan.

“Salah satunya, buahnya tidak bisa tahan lama. Dua hari saja sudah membusuk. Nah, kalau yang ini, jika di daerah dingin bisa bertahan dua minggu. Kalau daerah panah, semingguan,” kata Momon.

Kesemek asal Kota Batu diyakininya memiliki cita rasa lebih manis dan ukurannya lebih besar karena tumbuh di ketinggian 1200  meter di atas permukaan laut (mdpl).

Di samping itu, kontur tanah di Kota Batu sangat subur.

Buah kesemek panen setahun sekali. Dalam sekali panen, bisa menghasilkan hingga 100 ton. Dalam sepekan, Momon bisa mengirim buah seberat 2.5 ton ke luar kota.

Kota-kota yang menerima kiriman buah kesemek glowing adalah Surabaya, Jakarta, Denpasar, Banjarmasin, Semarang, Lampung dan Makassar. Sekali waktu diekspor ke Singapura oleh pihak kedua.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved