Breaking News:

Berita Kota Batu

Buah Kesemek Glowing Ternyata Salah Satu Khas Kota Batu, Produsen Harap Bisa Go International

Khas Kota Batu ternyata ada buah kesemek glowing. Banyak ditemukan di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.

Penulis: Benni Indo | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Sudarmono menunjukan buah kesemek glowing yang ia hasilkan dengan ukuran cukup besar, khas Kota Batu. Melalui proses yang inovatif, buah kesemek itu terlihat bersinar dengan rasa yang manis. 

Cara itu ia klaim sangat efektif menghilangkan getah dan membuat buah terlihat bersinar.

“Butuh waktu tujuh tahun untuk menemukan ramuan membuat kesemek glowing. Prosesnya memang direndam, tapi ada campuran bahan makanan yang tidak bisa saya jelaskan di sini,” ujar Momon.

Apa yang ia hasilkan saat ini bukan tanpa kegagalan. Sebelum akhirnya menemukan ramuan yang betul-betul pas, Momoh berulang kali menjumpai kegagalan.

“Salah satunya, buahnya tidak bisa tahan lama. Dua hari saja sudah membusuk. Nah, kalau yang ini, jika di daerah dingin bisa bertahan dua minggu. Kalau daerah panah, semingguan,” kata Momon.

Kesemek asal Kota Batu diyakininya memiliki cita rasa lebih manis dan ukurannya lebih besar karena tumbuh di ketinggian 1200  meter di atas permukaan laut (mdpl).

Di samping itu, kontur tanah di Kota Batu sangat subur.

Buah kesemek panen setahun sekali. Dalam sekali panen, bisa menghasilkan hingga 100 ton. Dalam sepekan, Momon bisa mengirim buah seberat 2.5 ton ke luar kota.

Kota-kota yang menerima kiriman buah kesemek glowing adalah Surabaya, Jakarta, Denpasar, Banjarmasin, Semarang, Lampung dan Makassar. Sekali waktu diekspor ke Singapura oleh pihak kedua.

"Kami mematok harga Rp 20-25 ribu per kilonya yang berisi 5 sampai 6 buah kategori A. Kalau B Rp 12-15 ribu berisi 7 sampai 9 buah. Namun kami juga tetap melayani pesanan pasar tradisional dengan harga Rp 5 ribu per kilonya tapi bukan yang glowing,” ungkapnya.

Kesemek yang dihasilkan adalah kesemek organik. Pohonya tumbuh di antara perkebunan apel. Pohon-pohon itu tumbuh secara alami hingga akhirnya juga berbuah secara alami. Perawatannya pun tidak begitu sulit.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved