Breaking News:

Berita Kabupaten Malang

Dilema Kepastian Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Malang, Dinamis Ikuti Kondisi Zona Covid-19

Dilema kepastian pembelajaran tatap muka di Kabupaten Malang, masih dinamis mengikuti kondisi zona penularan Covid-19.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Ilustrasi pembelajaran tatap muka - Dilema Kepastian Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Malang, Dinamis Ikuti Kondisi Zona Covid-19. 

Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kabar lonjakan kasus Covid-19 (virus Corona) membuat Pemerintah Kabupaten Malang kembali pikir-pikir untuk mengadakan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, keputusan pembelajaran tatap muka tergantung pada situasi Covid-19.

"Soal sekolah masih akan kami evaluasi. Kita masih oranye, namun kalau cenderung naik, akan kami rapatkan kembali, mungkin PTM (pembelajaran tatap muka) ditunda," ujar Wahyu ketika dikonfirmasi, Senin (21/6/2021).

Meski tak menjelaskan secara rinci jumlah kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Malang saat ini, namun Wahyu menerangkan ada kenaikan okupansi ruang ICU di sejumlah rumah sakit.

"Melihat dari BOR (bed occupation rate) ICU (intensive care unit) saat ini mendekati 60 persen. Kalau ruang isolasi 40 persen. Ada kenaikan," bebernya.

Sebagai solusi, Wahyu meminta Dinas Kesehatan terus bekerja agar ketersediaan ruang ICU dan ruang isolasi tetap terpenuhi.

Baca juga: Buntut Munculnya Klaster Hajatan, Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Binakal Bondowoso Dihentikan

"Kami ada langkah-langkahnya. Antisipasinya saya minta ada koordinasi dengan RS (rumah sakit) di Kabupaten Malang," jelasnya.

Di sisi lain, pembelajaran tatap muka di Kabupaten Malang rencananya akan digelar pada tanggal 5 Juli 2021. Terkait keputusan, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang masih dirundung dilema.

"Memang dilema terhadap PTM atau tetap daring. Kami melihat dulu kondisi dan kriteria wilayah zonasi, semakin membaik atau masuk zona merah," terang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono.

Keputusan gelaran pembelajaran tatap muka masih dinamis mengikuti kondisi zona penularan Covid-19.

"Sudah kami ingatkan bahwa sekolah harus menyiapkan semuanya, termasuk membentuk satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di tingkat sekolah (terutama dari pendidk dan tenaga kependidikan yang sudah divaksinasi Covid-19), dan dapat melibatkan orang tua wali peserta didik, serta masyarakat di sekitar sekolah sesuai kriteria zonasi PPKM berbasis mikro," tandasnya.

Berita tentang Kabupaten Malang

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved