Breaking News:

Berita Pacitan

Polres Pacitan Ringkus Pengepul Benur, Satu Ekor Dijual Rp 7 Ribu

Polres Pacitan berhasil meringkus penampung atau pengepul benih lobster atau Benur, Senin (7/6/2021)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar Adi Sagita
Istimewa/ Polres Pacitan
Polres Pacitan Amankan Pengepul Benur Atau Benih Lobster. 

Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Polres Pacitan berhasil meringkus penampung atau pengepul benih lobster atau Benur, Senin (7/6/2021).

Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan tersangka yaitu Wirid Windriadi ditangkap di rumahnya di Desa Kembang, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.

"Kami mengamankan 272 benih lobster yang langsung kita rilis ke habitatnya bersama Dinas Perikanan," ucap Wiwit, Senin (21/6/2021).

Dalam penangkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lain, mulai dari plastik transparan, tabung regulator oksigen, dan karet gelang.

"Tersangka ini bukan nelayan tapi penampung yang akan menjual lagi Benurnya ke daerah Banyuwangi," lanjutnya.

Satu ekor benur jenis pasir tersebut oleh tersangka dibandrol dengan harga Rp 7 ribu.

Baca juga: Gara-gara Panggil Tukang Cukur dan Beberapa Wanita, Pemain Cile Terancam Sanksi Melanggar Prokes

Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara paling lama 8 tahun dan denda maksimal Rp 1,5 miliar.

Dalam kesempatan itu, Wiwit juga menjelaskan nelayan yang menangkap Benur memang tidak bisa dijerat hukum.

"Kasus Benur ini yang bisa dikenakan adalah penampungnya bukan nelayan. Kalau penampungnya diberantas nelayannya akan bubar," jelas Wiwit.

Nelayan memang disarankan untuk melakukan budidaya lobster dan dijual saat sudah besar sehingga nilai tukarnya lebih tinggi.

Kumpulan berita Pacitan terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved