Breaking News:

PTPN XI Perluas Pasar Retail Produk Gupalas Dengan Gandeng Pemerintah Daerah

Pabrik Gula (PG) Semboro di Jember, pada tahun 2021 ini mentargetkan produksi gula dengan brand Gupalas sebesar 2.400 ton

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Yoni Iskandar
PTPN XI
Jajaran komisaris PTPN XI bersama GM PG Semboro, Jember saat menunjukkan produk Gupalas yang siap melakukan penetrasi lebih luas di pasar. 

Reporter : Sri Handi Lestari | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pabrik Gula (PG) Semboro di Jember, pada tahun 2021 ini mentargetkan produksi gula dengan brand Gupalas sebesar 2.400 ton. Jumlah itu untuk meningkatkan penetrasi Gulapas di pasar retail.

Fajar Lazuardi General Manager PG Semboro, mengatakan, target tersebut lebih tinggi dibanding capaian tahun 2020 lalu yang hanya mencapai 811 ton.

"Target ini merupakan target dari korporate kami, yaitu PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI untuk menggenjot bisnis gula retail di tahun 2021," kata Fajar, Senin (21/6/2021).

Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai target tersebut. Diantaranya dengan menambah luasan lahan sebagai penyedia bahan baku tebu giling. Upaya lainnya adalah bekerjasama dengan pemerintah daerah.

"Upaya untuk menambah luasan lahan agar bahan baku tebu mencukupi kapasitas giling pabrik, kami telah bekerjasama dengan beberapa pihak antara lain Pemkab Jember dan perusahaan perkebunan swasta dengan skema KSO atau kerjasama operasional," jelas Fajar kepada TribunJatim.com.

Dan komunikasi terus dilakukan dengan Pemkab Jember untuk kerjasama mengelola lahan tidur menjadi lahan tebu.
Langkah tersebut mendapat sambutan positif Komisaris Utama PTPN XI Dedy Mawardi. Menurut Dedy, PG Semboro dikenal dengan kualitas gula GKP I, yang menggunakan sistem remelt karbonatasi.

"Branding ini harus dipertahankan, terlebih kita berkomitmen mengembangkan gula retail," kata Dedi.

Sedangkan sinergi pengelolaan lahan tebu dengan semua pihak sangat diperlukan untuk memenuhi kapasitas giling pabrik.
Sementara itu dalam kunjungan ke PG Djatiroto, Dedy memberikan apresiasi kepada manajemen atas capaian positif salah satu pabrik gula modern yang dimiliki PTPN XI tersebut.

Baca juga: Persaingan Tak Sehat, Sejumlah Pabrik Gula di Jatim Terancam Tutup, Komisi B Panggil PG KTM dan RMI

"Kami memberikan apresiasi atas capaian peningkatan PG Djatiroto. Karena PG ini merupakan salah satu pabrik gula paling modern yang dimiliki PTPN XI yang membuat proses lebih efektif dan berpengaruh terhadap BEP dan biaya proses," jelas Dedi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved