Breaking News:

Berita Surabaya

Tak Lama Lagi, Kasus Dugaan Majikan Aniaya dan Paksa ART Makan Kotoran Kucing Akan Disidang

Penyidik Kejari Surabaya menyatakan berkas kasus seorang majikan berinisial FF yang diduga aniaya asisten rumah tangga (ART) berinisial EAS telah leng

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/sugiharto
Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya menunjukkan foto tersangka pelaku penganiayaan ART dan setrika hingga alat pemukul, Rabu (19/5/2021). 

Reporter: Syamsul Arifin I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidik Kejari Surabaya menyatakan berkas kasus seorang majikan berinisial FF yang diduga aniaya asisten rumah tangga (ART) berinisial EAS telah lengkap atau P21. 

Berkas dinyatakan lengkap setelah memenuhi dua alat bukti yang cukup. 

"Berkas telah lengkap. Kini tinggal menunggu pelimpahan tersangka," kata Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Surabaya, Fariman Isandi Siregar saat dikonfirmasi, Senin, (21/6/2021). 

Kasus ini sempat viral dimana tersangka saat itu diduga melakukan penganiayaan kepada ART nya sendiri. 

Ironisnya, ia bahkan menyuruh korban untuk memakan kotoran kucing dan tidak diberi upah. 

Menurut Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian, FF motif tersangka karena kesal terhadap korban.

"Motifnya kesal, sehingga majikan atau tersangka tersebut melakukan tindakan kekerasan kepada ART itu," kata Oki saat rilis di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (19/5/2021) lalu. 

Oki menjelaskan, tersangka kesal karena korban disebut tidak menuruti perintahnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved